Rupiah Indonesia: Jeda BI dipandang sebagai menahan dengan sikap hawkish – UOB
| |terjemahan otomatisLihat Artikel AsliUOB Global Economics & Markets Research mencatat bahwa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakannya di 5,75%, dengan memilih membiarkan pengetatan sebelumnya merembes melalui perekonomian. Meski jeda ini diambil, tim tersebut masih memprakirakan tiga kenaikan lanjutan dengan total 75 bp hingga akhir-2026 untuk menstabilkan Rupiah dan ekspektasi inflasi, sementara USD/IDR naik tipis setelah apa yang dipersepsikan pasar sebagai penahanan suku bunga dengan nada hawkish.
Kenaikan BI lebih lanjut diprakirakan akan mendukung Rupiah
"Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakan acuannya di 5,75% pada pertemuan MPC Juli, kemungkinan memilih untuk membiarkan pengetatan kumulatif 100 bp yang diterapkan antara Mei dan Juni sepenuhnya tersalurkan ke ekonomi riil."
"Meski ada jeda kebijakan, risiko terhadap pergerakan rupiah ditambah ekspektasi pasar yang terbelah mengenai arah kebijakan The Fed AS dan risiko kenaikan terhadap proyeksi inflasi global di tengah naiknya harga energi terus menopang ekspektasi kami atas dua kenaikan suku bunga tambahan masing-masing 25 bp pada 3Q26 dan kenaikan terakhir 25 bp pada kuartal terakhir 2026 untuk mengukuhkan stabilitas rupiah dan ekspektasi inflasi."
"Ini akan membawa suku bunga kebijakan ke level terminal 6,50% pada akhir-2026."
"Di Asia Tenggara, USD/IDR naik tipis dari 17.880 menjadi 17.915, sehari setelah Bank Indonesia (BI) membiarkan suku bunga tetap dalam penahanan yang dipersepsikan sebagai "hawkish"."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Ketahui lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.