fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Rupiah Indonesia: Harga minyak yang lebih tinggi menambah tekanan pada IDR - MUFG

MUFG’s Lloyd Chan tetap berhati-hati terhadap Rupiah Indonesia karena inflasi domestik meningkat dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tetap di atas 5%. Neraca perdagangan sedikit membaik tetapi masih lebih lemah dibandingkan rata-rata 2025 akibat impor minyak dan gas yang lebih tinggi. Sementara dukungan kebijakan Bank Indonesia (BI) dan kerangka intervensinya menawarkan penopang jangka pendek, harga Brent yang bertahan di atas $90 dapat menekan posisi fiskal dan eksternal Indonesia serta membebani IDR.

Support Rupiah diuji oleh harga minyak

"Sementara itu, kami tetap berhati-hati terhadap rupiah. Inflasi CPI Agustus meningkat menjadi 3,19%yoy dan dengan pertumbuhan PDB yang terus melampaui 5%, risiko inflasi masih condong ke sisi atas."

"Neraca perdagangan Juli kembali mencatat surplus tipis sebesar $0,12 miliar setelah dua bulan defisit, terutama karena penyempitan defisit perdagangan minyak dan gas menjadi $2,9 miliar dari sebelumnya $3,5 miliar."

"Meski demikian, neraca perdagangan masih jauh di bawah rata-rata 2025, menyoroti masih berlanjutnya tekanan dari impor minyak dan gas yang lebih tinggi."

"Dukungan kebijakan Bank Indonesia dan kerangka intervensinya seharusnya terus memberikan dukungan jangka pendek bagi rupiah, tetapi harga Brent yang bertahan di atas $90/barel akan memberikan tekanan yang semakin besar pada keseimbangan fiskal dan eksternal Indonesia."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.