fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Rupiah Indonesia: BI Mengetatkan Kebijakan untuk Mempertahankan IDR – Commerzbank

Charlie Lay dari Commerzbank melaporkan bahwa Bank Indonesia melakukan kenaikan suku bunga tak terduga sebesar 25 bp menjadi 5,50%, memperkuat fokusnya pada stabilitas Rupiah melalui suku bunga yang lebih tinggi dan intervensi valas. Ia memperingatkan bahwa kekhawatiran struktural terkait kebijakan, prospek peringkat, dan cadangan berarti paket ini mungkin hanya memberikan dukungan sementara, dan pengetatan lebih lanjut mungkin terjadi jika depresiasi USD/IDR berlanjut.

Kombinasi Kebijakan Mungkin Tidak Memberikan Dukungan yang Bertahan Lama

"Bank Indonesia (BI) secara tak terduga menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 bp menjadi 5,50% dalam rapat di luar siklus kemarin, setelah kenaikan 50 bp yang lebih besar dari perkiraan pada 20 Mei."

"Langkah ini menegaskan tekad BI untuk menstabilkan rupiah Indonesia (IDR) di tengah volatilitas pasar yang meningkat dan sentimen investor yang memburuk."

"Meskipun paket ini dapat memberikan dukungan jangka pendek untuk IDR, hal itu mungkin tidak cukup untuk mengatur pemulihan yang berkelanjutan."

"Sementara itu, kapasitas BI untuk mempertahankan mata uang telah terkikis oleh cadangan devisa yang menurun, yang jatuh ke level terendah dalam 23 bulan sebesar USD145 Miliar pada Mei, yang setara dengan sekitar 5,6 bulan penutup impor."

"Sebagai hasilnya, pengetatan lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan jika tekanan depresiasi terus berlanjut."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.