fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Rupiah Bergerak Terbatas, Pasar Menimbang Data Domestik dan Arah Kebijakan The Fed

  • Rupiah melemah tipis ke sekitar 16.815 per dolar AS.
  • Data konsumsi domestik mulai moderat, optimisme masih terjaga.
  • Pasar fokus pada arah suku bunga The Fed, pasar memprakirakan suku bunga stabil di Maret.

Nilai tukar rupiah bergerak relatif stabil namun cenderung melemah tipis pada perdagangan Selasa siang, dengan pasangan mata uang USD/IDR berada di sekitar 16.815,5 atau naik sekitar 0,21% terhadap rupiah. Pergerakan ini menunjukkan tekanan moderat pada mata uang domestik, meski volatilitas tetap terkendali dalam rentang terbatas. Untuk perdagangan hari ini, sejumlah analis memprakirakan USD/IDR bergerak di kisaran 16.750-16.830, mencerminkan fase konsolidasi pasar sambil menunggu katalis baru.

Dari sisi domestik, data terbaru menunjukkan konsumsi masih tumbuh namun dengan momentum lebih selektif. Penjualan Ritel YoY Desember tercatat 3,5%, melambat dari 6,3% sebelumnya, yang mengindikasikan normalisasi belanja masyarakat setelah periode konsumsi kuat. Meski demikian, pertumbuhan yang tetap positif menandakan daya beli belum mengalami pelemahan signifikan.

Rilis data sehari sebelumnya memperlihatkan gambaran serupa. Indeks kepercayaan konsumen Januari naik ke 127,0 dari 123,5, menunjukkan optimisme rumah tangga tetap terjaga. Namun, penjualan motor YoY Januari tumbuh 3,1% dari sebelumnya 14,5%, sementara penjualan mobil meningkat 7% dari 25,7% sebelumnya. Moderasi pada sektor otomotif ini cenderung mencerminkan normalisasi permintaan sekaligus kehati-hatian konsumen terhadap harga, kredit, dan prospek ekonomi.

Kombinasi indikator tersebut menunjukkan konsumsi domestik Indonesia masih resilien, tetapi tidak lagi ekspansif seperti sebelumnya. Investor kemungkinan terus mencermati indikator belanja masyarakat sebagai petunjuk kekuatan ekonomi domestik serta implikasinya terhadap arah kebijakan moneter dan stabilitas pasar keuangan.

Dari eksternal, tekanan terhadap dolar AS relatif terbatas seiring meningkatnya selera risiko pasar menjelang rangkaian data ekonomi AS pekan ini. Kondisi ini menahan permintaan aset safe haven dan membentuk ekspektasi bahwa Federal Reserve belum akan tergesa mengubah kebijakan.

Pasar saat ini cenderung memprakirakan suku bunga The Fed tetap stabil pada Maret, dengan peluang pelonggaran mulai terlihat sekitar Juni dan berpotensi berlanjut pada September. Ekspektasi inflasi AS juga menunjukkan tanda mereda, dengan proyeksi satu tahun turun ke 3,1% pada Januari dari 3,4% sebelumnya, sementara pejabat The Fed Mary Daly menilai pasar tenaga kerja masih berada dalam fase relatif stabil meski tetap terbuka terhadap perubahan dinamika ekonomi ke depan.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.