fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Rupee India Rebound Lebih Lanjut, Mengabaikan Pemulihan Harga Minyak

  • Rupee India menguat lebih lanjut terhadap Dolar AS karena kinerja mata uang tersebut lebih buruk.
  • Tanda-tanda de-eskalasi perang AS-Iran telah mengurangi permintaan safe-haven terhadap Dolar AS.
  • Rentetan pembelian FII di pasar saham India berakhir.

Rupee India (INR) melanjutkan pemulihan hari Kamis terhadap Dolar AS (USD) pada sesi pembukaan hari Jumat. Pasangan mata uang USD/INR turun lebih lanjut mendekati 95,22 karena Dolar AS melemah di tengah harapan bahwa dimulainya kembali perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak akan berlangsung lama. Namun, Rupee India bisa menunjukkan tanda-tanda pelemahan karena harga minyak tetap lebih tinggi.

Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,3% lebih rendah ke dekat level terendah tiga minggu di 100,60. DXY memperpanjang rentetan pelemahannya untuk hari perdagangan ketiga pada hari Jumat.

AS Mengonfirmasi Pembicaraan Teknis dengan Iran Masih Berlangsung

Menurut The Times of Israel, seorang pejabat AS telah mengonfirmasi bahwa pembicaraan teknis dengan Iran masih berlangsung, meskipun Presiden Donald Trump telah menyatakan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) dengan Teheran telah berakhir.

Selain itu, Presiden AS Trump mengatakan pada Rabu malam bahwa Iran masih sangat menginginkan kesepakatan, tetapi ia tidak tahu apakah mereka akan "mematuhi kesepakatan", lapor CNBC.

Meskipun kelanjutan pembicaraan teknis AS-Iran menandakan tanda-tanda de-eskalasi antara keduanya, investor akan tetap khawatir terhadap meningkatnya agresi di tengah saling serang yang terus berlangsung.

Pada Kamis malam, media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa pasukan AS menyerang beberapa lokasi tambahan di pesisir Iran.

Kekhawatiran terhadap Gangguan Pasokan Energi Tetap Tinggi di Tengah Ketegangan AS-Iran

Harga minyak rebound kuat pada hari Jumat setelah koreksi tajam pada hari sebelumnya. Kontrak WTI Crude Oil yang berakhir pada 20 Juli naik lebih dari 1,1% ke dekat Rs. 6.930 di tengah kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dapat mengganggu keseluruhan pasokan energi.

Mata uang dari ekonomi, seperti India, yang sangat bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energinya, cenderung berkinerja lebih buruk dalam lingkungan harga minyak yang tinggi.

FII menjadi Penjual Bersih pada Hari Kamis

Setelah menjadi pembeli bersih pada seluruh hari perdagangan 3-8 Juli, Foreign Institutional Investors (FII) berubah menjadi penjual bersih pada hari Kamis, melepas kepemilikan mereka senilai Rs. 532,86 crore di pasar saham India.

Ke depan, investor harus bersiap menghadapi sentimen yang beragam dari investor asing terhadap pasar ekuitas India, karena musim laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal (FY) 2026-27 telah dimulai, dengan hasil kuartalan dari raksasa teknologi India Tata Consultancy Services (TCS) pada hari Kamis.

Analisis Teknis: USD/INR melihat penurunan lebih lanjut ke dekat EMA 20 hari

USD/INR diperdagangkan lebih rendah di sekitar 95,222. Meski begitu, pasangan mata uang ini masih mempertahankan bias bullish ringan karena diperdagangkan di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di 95,11.

Relative Strength Index (RSI) yang tetap berada di dalam zona 40,00-60,00 untuk waktu yang lama, dengan tanda-tanda kelelahan setelah penembusan descending triangle, mengindikasikan kemungkinan pergerakan korektif ke depan.

Di sisi bawah, support terdekat terlihat di EMA 20 hari di dekat 95,11, sebelum garis tren turun yang sebelumnya ditembus di sekitar 94,69, diikuti oleh level terendah 7 Mei di 94,03. Di sisi atas, acuan resistance yang lebih berarti tetap berada pada jangkar garis tren turun awal di dekat 97,02, dan hanya penembusan berkelanjutan di atas area tersebut yang akan membuka peluang untuk kelanjutan pergerakan bullish yang lebih kuat.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.