Real Brasil: Risiko Fiskal Mengarah pada Pelemahan terhadap Dolar AS – Rabobank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPara Mauricio Une dan Renan Alves dari Rabobank mencatat inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dan data tenaga kerja yang mendingin, memberi Federal Reserve (The Fed) lebih banyak waktu untuk menilai kebijakan. Di dalam negeri, risalah rapat komite kebijakan moneter bank sentral Brasil (BCB), Copom, menyoroti transmisi bertahap dari kebijakan restriktif dan ekspektasi inflasi yang tidak terjangkar. Dengan latar belakang fiskal Brasil yang rapuh dan selisih suku bunga yang menyempit, Rabobank memprakirakan Real Brasil akan melemah menuju BRL 5,35 per dolar AS pada akhir tahun.
Real Diprakirakan Melemah Hingga Akhir Tahun
"Secara eksternal, angka inti IHK (CPI) dan IHP (PPI) AS untuk bulan Juli datang lebih lemah dari yang diprakirakan, mencerminkan moderasi dalam tekanan harga konsumen dan produsen. Hal ini memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve memiliki waktu tambahan untuk menilai prospek inflasi di tengah tanda-tanda pendinginan di pasar tenaga kerja."
"Di dalam negeri, risalah Copom menunjukkan bahwa kebijakan moneter restriktif terus ditransmisikan secara bertahap ke aktivitas ekonomi, sementara ekspektasi inflasi yang tidak terjangkar mengharuskan suku bunga tetap lebih tinggi lebih lama dan memerlukan perhatian ketat terhadap efek putaran kedua."
"Menurut pandangan kami, konflik antara Amerika Serikat dan Iran tetap berada di radar para investor, dan prospeknya masih ditandai oleh ketidakpastian yang tinggi. Harga minyak mentah Brent tetap volatil, stabil di dekat US$90 per barel."
"Real Brasil mengakhiri pekan lalu di BRL 5,2228 per dolar AS, yang mengindikasikan depresiasi 2,8% terhadap dolar sepanjang pekan, kinerja terlemah di antara 24 mata uang pasar berkembang."
"Mengingat ekspektasi selisih suku bunga yang lebih sempit antara Brasil dan ekonomi maju sepanjang 2026, bersama dengan potensi pemulihan dolar AS secara global di tengah latar belakang fiskal domestik yang rapuh pada tahun pemilu, kami memprakirakan nilai tukar akan kembali ke BRL 5,35 per dolar AS pada akhir tahun."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.