Prakiraan Harga WTI: RSI Menunjukkan Penurunan saat Harga Tetap di Bawah SMA Penting
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- WTI pulih dari level terendahnya sejak 17 April saat para pedagang menunggu kejelasan mengenai kemungkinan kesepakatan AS-Iran.
- Iran mengatakan bahwa kesepakatan yang diusulkan tidak mengharuskan Tehran untuk menyerahkan kendali Selat Hormuz.
- Dari sisi teknis, nada jangka pendek WTI tetap bearish, dengan RSI yang menunjukkan momentum kenaikan yang lemah.
West Texas Intermediate (WTI) mengurangi sebagian pelemahan sebelumnya pada hari Jumat saat pasar mencari konfirmasi mengenai kemungkinan kesepakatan AS-Iran, mendorong para pedagang untuk menahan diri dari memasang taruhan bearish yang agresif.
Pada saat berita ini ditulis, WTI diperdagangkan di sekitar $83,80 per barel setelah pulih dari terendah dalam perdagangan harian di $81,80, level terendahnya sejak 17 April.
Harga Minyak Mentah mengalami tekanan jual yang berat pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS dan Iran dapat menandatangani kesepakatan damai secepat akhir pekan ini yang akan membuka kembali Selat Hormuz, titik tersumbat penting untuk sekitar 20% aliran Minyak global.
Namun, pertanyaan masih ada mengenai pengelolaan masa depan Selat Hormuz. Menurut IRNA, "pengelolaan masa depan Selat akan diselesaikan sebagai masalah regional melalui dialog dan pengambilan keputusan bersama antara Tehran dan Oman."
IRNA juga melaporkan bahwa kesepakatan yang diusulkan dengan Amerika Serikat tidak mengharuskan Iran untuk menyerahkan kendali jalur air strategis tersebut.
Sampai perincian kesepakatan apapun menjadi lebih jelas, premi risiko geopolitik kemungkinan akan tetap tertanam dalam harga Minyak. Namun, prospek teknis tetap rapuh, dengan harga diperdagangkan di bawah moving average utama dan indikator momentum yang mengarah ke bawah.
Analisis teknis:
WTI mempertahankan bias bearish jangka pendek, dengan harga bertahan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100-, 50-, dan 21-hari yang berkumpul antara sekitar $85 dan $94, yang membatasi upaya pemulihan untuk saat ini.
Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di sekitar 39 dan mempertahankan bias momentum ke bawah, sementara Average Directional Index (ADX) yang rendah di sekitar 14 mengindikasikan tren arah yang lemah.
Di sisi atas, resistance awal terlihat pada SMA 100-hari di $85,23, dengan hambatan lebih lanjut pada SMA 21-hari di dekat $92,17 dan SMA 50-hari sekitar $93,70, di mana para penjual kemungkinan akan muncul kembali jika pemantulan berlanjut.
Di sisi bawah, support terdekat terlihat pada level psikologis $80 di dekat ujung bawah kisaran perdagangan yang dipengaruhi perang, diikuti oleh SMA 200-hari di $72,49.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.