fxs_header_sponsor_anchor

Prakiraan Harga Saham BYAN: Melesat 19,96% ke Rp13.825, Rp14.550 Jadi Resistance Kunci

  • Saham BYAN melonjak 19,96% ke Rp13.825 pada sesi I Jumat, setelah sempat turun ke Rp13.100 dan kembali menyentuh batas auto-rejection atas (ARA).
  • Lonjakan terjadi setelah PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam menyepakati pembelian 30% saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low.
  • Secara teknis, BYAN kembali di atas MA dan garis tengah Bollinger Band, tetapi masih menghadapi resistance penting di Rp14.550.

Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melonjak tajam pada perdagangan Jumat, mengakhiri sesi I di Rp13.825 atau naik 19,96% dari penutupan Kamis di Rp11.525. BYAN langsung dibuka di Rp13.825, sempat turun hingga Rp13.100, kemudian kembali ke Rp13.825 menjelang jeda siang. Level tersebut sekaligus merupakan batas auto-rejection atas (ARA) saham BYAN hari ini.

Reli BYAN mengikuti pengumuman bahwa PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September. Transaksi tersebut mencakup sekitar 10 miliar saham atau sekitar 30% dari saham beredar BYAN. Penyelesaiannya masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.

Transaksi Jhonlin Mengubah Sentimen terhadap BYAN

Manajemen BYAN belum mengungkap nilai transaksi tersebut. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Jhonlin Baratama akan memiliki sekitar 30% saham perusahaan. Manajemen menyatakan rencana transaksi itu tidak diprakirakan menimbulkan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha BYAN.

Kenaikan tajam saham BYAN terjadi hanya beberapa hari setelah sentimen saham tertekan oleh persoalan operasional. Perseroan sebelumnya menyatakan force majeure terhadap kewajiban pasokan batu bara kepada pelanggan, setelah tambahan kuota produksi 2026 untuk sejumlah anak usaha belum memperoleh persetujuan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Manajemen menyebut belum terbitnya persetujuan tersebut memberi dampak cukup material terhadap kelangsungan usaha.

BYAN Mengincar Resistance Rp14.550

Pada grafik harian, lonjakan Jumat membawa BYAN kembali ke atas garis tengah Bollinger Band di sekitar Rp13.493 dan MA 100 periode di sekitar Rp12.752. Pergerakan tersebut menandai rebound tajam setelah harga sebelumnya merosot dari area Rp13.800 hingga mendekati Rp10.000 pada pertengahan September.

Namun, pemulihan tersebut kini berhadapan dengan resistance horizontal, sekaligus tertinggi 31 Agustus di Rp14.550. Penembusan dan penutupan yang bertahan di atas level tersebut dapat memperkuat momentum menuju level psikologis Rp16.000, kemudian batas atas Bollinger Band di sekitar Rp16.376.

Sebaliknya, kegagalan melampaui Rp14.550 dapat memicu aksi ambil untung setelah lonjakan hampir 20% dalam sehari. Terendah hari Jumat ini di Rp13.100 menjadi support terdekat, disusul area yang menahan pergerakan Juli di kisaran Rp12.750–Rp12.600, berdekatan dengan MA 100 periode. Relative Strength Index (RSI) telah naik ke 55,19, dari area hampir oversold beberapa sesi sebelumnya. Momentum jangka pendek dengan demikian membaik, tetapi Rp14.550 tetap menjadi ujian utama untuk menentukan apakah rebound BYAN dapat berkembang menjadi pemulihan yang lebih luas.

Grafik Harian BYAN

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.