fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Naik di Atas $74,00 di Tengah Taruhan Penurunan Suku Bunga The Fed, Permintaan Safe-Haven

  • Harga Perak menguat di tengah ekspektasi dua pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026.
  • Permintaan Perak berdenominasi Dolar menguat di tengah Dolar AS yang lebih lemah.
  • Logam safe-haven tetap didukung di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.

Harga Perak (XAG/USD) naik mendekati $74,10 per troy ons selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Jumat. Harga logam abu-abu melonjak 148% pada 2025, menembus level-level utama di tengah penetapannya sebagai mineral kritis AS, pasokan yang ketat, stok yang rendah, dan meningkatnya permintaan industri serta investasi.

Perak yang tidak memberikan imbal hasil menarik pembeli karena sentimen dovish di seputar prospek kebijakan The Fed. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang Perak. Para pedagang memprakirakan Federal Reserve (The Fed) akan melakukan dua pemangkasan suku bunga lagi pada 2026.

Selain itu, harga Perak menemukan dukungan karena Dolar AS (USD) yang lebih lemah membuat logam berdenominasi Dolar menjadi lebih murah bagi pembeli asing. Pasar bersiap-siap untuk menghadapi Presiden AS, Donald Trump, yang akan mencalonkan ketua The Fed baru untuk menggantikan Jerome Powell ketika masa jabatannya berakhir pada bulan Mei, sebuah langkah yang dapat mengubah kebijakan moneter menuju suku bunga yang lebih rendah.

Logam-logam safe-haven, termasuk Perak, menerima dukungan di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat, dipicu oleh saling tuduh baru-baru ini antara Rusia dan Ukraina mengenai serangan terhadap warga sipil pada Hari Tahun Baru dan ketegangan yang terus berlanjut antara AS dan Venezuela.

Perak menguat di tengah lonjakan permintaan spekulatif di Tiongkok, mendorong premi Shanghai Futures Exchange ke level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Premi yang tinggi ini mencerminkan permintaan lokal yang kuat dan telah memperketat rantai pasokan global, menggemakan pengetatan persediaan sebelumnya di brankas London dan New York.

Pertanyaan Umum Seputar Perak

Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.

Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.

Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.

Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.