Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Diperdagangkan di Atas $70,00, EMA Sembilan Hari, Pertemuan Wedge
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Harga Perak mungkin naik menuju EMA 50-hari di $74,55.
- Relative Strength Index 14-hari di 45,05 berada di bawah garis tengah, menunjukkan momentum naik yang terbatas.
- XAG/USD mungkin menemukan support terdekat di EMA sembilan hari di $69,16.
XAG/USD melanjutkan kenaikannya selama tiga hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $70,30 per ons troy selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Analisis teknis grafik harian menunjukkan bahwa harga spot menembus di atas pola baji menurun, mengindikasikan potensi pembalikan bullish.
Pasangan XAG/USD mempertahankan nada bearish jangka pendek karena berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-hari sambil bertahan pada support awal dari EMA sembilan hari. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 45,05 berada di bawah garis tengah, mengisyaratkan momentum naik yang terbatas dan menunjukkan bahwa pemantulan mungkin akan kesulitan selama harga tetap tertahan di bawah EMA jangka menengah.
Namun, harga Perak mungkin menemukan hambatan awal di EMA 50-hari sebesar $74,55. Penembusan di atas rata-rata jangka menengah ini akan memperkuat bias bullish dan mendukung pasangan XAG/USD untuk menjelajahi area sekitar level tertinggi tiga bulan di $90,03, yang dicapai pada 10 Maret.
Di sisi bawah, support terdekat berada di EMA sembilan hari di $69,16. Pullback dalam pola baji menurun (falling wedge) akan memberikan tekanan ke bawah pada harga Perak untuk menavigasi wilayah di sekitar batas bawah di $61,80, diikuti oleh level terendah enam bulan di $61,01, yang tercatat pada 23 Maret.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.