fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Berkonsolidasi di Bawah Pertengahan $78,00-an; Potensi Bullish Tetap Utuh

  • Perak mempertahankan kenaikan yang tercatat selama dua hari terakhir, mencapai level tertinggi dalam satu minggu.
  • Penembusan minggu ini melewati resistance pertemuan mendukung para pembeli XAG/USD.
  • Pengaturan teknis yang beragam menyarankan agar berhati-hati sebelum mengantisipasi kenaikan lebih lanjut.

Perak (XAG/USD) kesulitan untuk memanfaatkan kenaikan yang tercatat selama dua hari terakhir dan berosilasi dalam kisaran sempit selama perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Logam putih saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah $78,25-$78,30, hampir tidak berubah untuk hari ini, dan tetap dekat dengan level tertinggi satu minggu yang dicapai pada hari Kamis.

Dari sudut pandang teknis, penembusan minggu ini melewati resistance channel tren naik yang berusia satu minggu, yang bertepatan dengan Simple Moving Average (SMA) 100 jam, dianggap sebagai pemicu utama bagi para pembeli XAG/USD. SMA 100 jam telah mendatar di sekitar $76,32 setelah kenaikan moderat, dan harga spot bertahan di atasnya untuk mempertahankan bias bullish dalam perdagangan harian.

Sementara itu, garis Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada sedikit di bawah garis Sinyal dekat tanda nol, dengan histogram yang sedikit negatif yang menunjukkan momentum lemah. Namun, Relative Strength Index (RSI) berada di 55, netral dengan sedikit kemiringan ke atas. Selain itu, penerimaan di atas SMA 100 periode mendukung struktur penembusan.

Perubahan histogram MACD kembali ke positif akan memperkuat kelanjutan kenaikan. RSI yang menguat di atas 60 akan menandakan penguatan momentum, sementara penurunan di bawah 50 akan memperingatkan memudarnya dorongan. Rintangan descending channel sebelumnya di $75,58 dapat berfungsi sebagai support awal saat pullback, sementara perlindungan yang lebih dalam sejajar dengan dasar channel di dekat $70,31.

Tanpa momentum baru, XAG/USD dapat konsolidasi, tetapi mempertahankan level-level di atas moving average akan menjaga bias jangka pendek ke atas.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

Pertanyaan Umum Seputar Perak

Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.

Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.

Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.

Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.