Prakiraan Harga Perak: XAG Tetap di Bawah $60 saat Ancaman Death Cross Mengintai
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Perak konsolidasi di bawah $60 saat risiko death-cross meningkat.
- RSI mengarah ke bawah, menandakan para penjual tetap memegang kendali dengan kuat.
- Penembusan di bawah $57 mengekspos support di $56,49 dan $54,46.
Harga Perak (XAG/USD) stagnan, turun lebih dari 1,50% pada hari Senin saat logam putih diprakirakan akan mengakhiri Juni dengan penurunan lebih dari 22,50% setelah jatuh di bawah $60,00 per troy ons. Kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, penguatan Dolar AS, dan ketiadaan premi risiko geopolitik membuat logam kuning yang tidak berimbal hasil ini tetap tertekan.
Prakiraan Harga XAG/USD: Prospek Teknis
Perak sedang berkonsolidasi dalam kisaran $55,70-$59,57, dengan para pembeli belum mampu merebut kembali level $60,00. Perlu dicatat bahwa Simple Moving Average (SMA) 50 hari di $72,61 mendekati SMA 200 hari di $69,64, yang akan membentuk ‘death-cross.’ Ini akan memperkuat dugaan bahwa para penjual memegang kendali dan penurunan lebih lanjut di depan.
Dari sudut pandang momentum, Relative Strength Index (RSI) mengarah ke bawah, mendekati wilayah jenuh jual. Oleh karena itu, jalur yang paling mungkin adalah ke bawah.
Jika XAG/USD jatuh di bawah $57,00, jalur terbuka untuk menantang level terendah 9 Desember 2025 di $56,49, diikuti oleh tertinggi 17 Oktober 2025 di $54,46. Setelah dilewati, support berikutnya adalah level terendah harian 21 November 2025 di $48,63.
Untuk pembalikan bullish, para pembeli harus menembus level $60,00, sebelum menguji SMA 200 hari di $69,64.
Grafik Harga XAG/USD – Harian
Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.