Prakiraan Harga Perak: Pembeli Ancam Pengaturan Bearish Setelah Kenaikan Suku Bunga The Fed
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- XAG/USD melonjak saat RSI naik kembali di atas wilayah netral.
- Penembusan di atas $66,56 membuka resistance $67,00 dan $70,00.
- Kegagalan di bawah neckline menghidupkan kembali penurunan menuju $62,86 dan $60,00.
Perak (XAG/USD) melonjak ke tertinggi lima hari di atas $66,00 pada hari Kamis saat para pedagang mencerna kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu. Sementara itu, penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS melemahkan Greenback, yang mempertahankan kenaikan awal tetapi hampir tidak berubah. Pada saat berita ini ditulis, XAG/USD diperdagangkan di US$65,41, naik lebih dari 3,90%.
Prakiraan Harga XAG/USD: Prospek teknis
Meskipun pola grafik ‘head-and-shoulders’ masih berlaku, potensi penembusan neckline dapat meniadakan formasi bearish tersebut. Relative Strength Index (RSI) menunjukkan momentum bullish sedang terbentuk, dengan RSI menembus level netral 50 dan bergerak lebih tinggi.
Dengan demikian, resistance pertama untuk XAG/USD adalah Simple Moving Average (SMA) 100-hari di US$66,56. Penembusan level tersebut akan membuka level $67,00 saat logam putih ini memulai perjalanan untuk merebut kembali $70,00. Di atas level-level ini terdapat SMA 200-hari di US$73,16.
Di sisi lain, jika Perak jatuh di bawah neckline ‘head and shoulders’, hal itu dapat membuka jalan bagi potensi kelanjutan tren menurun. Garis pertahanan pertama adalah SMA 50-hari di US$62,86, di depan swing low 23 Maret di US$61,01, sebelum level $60,00. Di bawah support berikutnya adalah target terukur ‘head-and-shoulders’ di dekat $55,00.
Grafik Harga XAG/USD – Harian
Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.