fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mungkin Menemukan Resistance di Sekitar $4.445

  • Emas melanjutkan kenaikan di atas $4.400, di tengah meningkatnya risiko geopolitik
  • Logam mulia ini mungkin menemukan resistance di area support $4.445.
  • Indikator-indikator teknis menunjukkan momentum bullish semakin meningkat.

Emas (XAU/USD) mempercepat rebound-nya pada hari Senin, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul intervensi AS di Venezuela akhir pekan ini. Logam mulia ini hampir naik 2,4% pada hari ini, mencapai harga $4.435 pada saat berita ini ditulis, mendekati area support sebelumnya di $4.445.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, diprakirakan akan muncul di pengadilan federal AS pada hari Senin, menghadapi tuduhan perdagangan narkoba dan senjata. Sementara itu, Presiden AS telah mengancam Meksiko dan Kolombia dan mengatakan bahwa AS "membutuhkan Greenland," meningkatkan ketegangan dengan Denmark.

Analisis Teknis: Indikator-Indikator Menunjukkan Momentum Bullish Semakin Meningkat


XAU/USD telah memantul dari area antara level Fibonacci retracement 61,8% dan 76,2% dan mengkonfirmasi pemulihannya, menembus di atas area $4.400 (tertinggi 30 Desember dan 2 Januari). Moving Average Convergence Divergence (MACD) menguat di wilayah positif, mengindikasikan bahwa para pembeli telah mengambil kendali. Relative Strength Index (RSI) berada di atas garis tengah 50.

Para pembeli mungkin menemukan resistance di area $4.445 (terendah 24 Desember) di depan garis tren terbalik, yang sekarang berada di $4.525. Lebih jauh ke atas, tertinggi rekor, di $4.550, akan menjadi titik fokus. Support berada di $4.400 yang disebutkan, support sebelumnya, di depan terendah hari Jumat di $4.310, dan terendah 31 Desember, di 4.274.

(Analisis teknis dari berita ini ditulis dengan bantuan alat AI)

Pertanyaan Umum Seputar Emas

Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.

Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.

Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.

Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.