fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Pound Inggris Turun Mendekati 1,3350 saat AS Melancarkan Serangan ke Iran

  • GBP/USD melemah ke sekitar 1,3355 dalam perdagangan sesi Asia hari Rabu.
  • AS melancarkan serangan ke Iran setelah kapal-kapal tanker diserang di Selat Hormuz.
  • Burnham secara luas diprakirakan akan menjadi Perdana Menteri pada 20 Juli.

Pasangan mata uang GBP/USD kehilangan traksi ke dekat 1,3355 selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Dolar AS (USD) menguat terhadap Pound Inggris (GBP) di tengah pembaruan ketegangan geopolitik setelah AS melancarkan serangan kembali ke Iran. Risalah rapat Federal Reserve (The Fed) bulan Juni akan dipublikasikan nanti pada hari Rabu.

Washington melancarkan gelombang serangan baru terhadap Tehran pada hari Selasa dan mencabut lisensi yang memungkinkan negara tersebut menjual minyak setelah tiga tanker diserang di Selat Hormuz, menurut Reuters. Ketakutan geopolitik meningkat setelah berita ini, mendukung Greenback sebagai aset safe-haven.

Para analis Westpac mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap stabilitas kesepakatan damai muncul kembali setelah Iran menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. "Kekhawatiran terhadap prospek inflasi menjadi titik fokus, melihat imbal hasil melonjak lebih tinggi di seluruh dunia," tulis mereka.

Perlombaan resmi untuk menggantikan Perdana Menteri Keir Starmer yang akan keluar dimulai pada 9 Juli. Kandidat terdepan Andy Burnham secara luas diprakirakan akan menjadi Perdana Menteri pada 20 Juli. The Cable mungkin menerima dukungan seiring stabilnya lanskap politik Inggris. Para investor mulai mengesampingkan premi risiko domestik karena Burnham mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin yang menunggu untuk menggantikan Keir Starmer.

Pertanyaan Umum Seputar Poundsterling

Pound Sterling (GBP) adalah mata uang tertua di dunia (886 M) dan mata uang resmi Britania Raya. Pound Sterling merupakan unit keempat yang paling banyak diperdagangkan untuk valuta asing (Valas) di dunia, mencakup 12% dari semua transaksi, dengan rata-rata $630 miliar per hari, menurut data tahun 2022. Pasangan perdagangan utamanya adalah GBP/USD, juga dikenal sebagai ‘Cable’, yang mencakup 11% dari Valas, GBP/JPY, atau ‘Dragon’ sebagaimana dikenal oleh para pedagang (3%), dan EUR/GBP (2%). Pound Sterling diterbitkan oleh Bank of England (BoE).

Faktor terpenting yang memengaruhi nilai Pound Sterling adalah kebijakan moneter yang diputuskan oleh Bank of England. BoE mendasarkan keputusannya pada apakah telah mencapai tujuan utamanya yaitu "stabilitas harga" – tingkat inflasi yang stabil sekitar 2%. Alat utamanya untuk mencapai ini adalah penyesuaian suku bunga. Ketika inflasi terlalu tinggi, BoE akan mencoba mengendalikannya dengan menaikkan suku bunga, sehingga masyarakat dan bisnis lebih sulit mengakses kredit. Hal ini umumnya positif untuk GBP, karena suku bunga yang lebih tinggi membuat Inggris menjadi tempat yang lebih menarik bagi para investor global untuk menyimpan uang mereka. Ketika inflasi turun terlalu rendah, itu merupakan tanda pertumbuhan ekonomi melambat. Dalam skenario ini, BoE akan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga guna mempermurah kredit sehingga bisnis akan meminjam lebih banyak untuk berinvestasi dalam proyek-proyek yang menghasilkan pertumbuhan.

Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat memengaruhi nilai Pound Sterling. Indikator-indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, serta ketenagakerjaan semuanya dapat memengaruhi arah GBP. Ekonomi yang kuat baik untuk Sterling. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong BoE untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat GBP. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Pound Sterling kemungkinan akan jatuh

Rilis data penting lainnya untuk Pound Sterling adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspornya dan apa yang dibelanjakannya untuk impor selama periode tertentu. Jika suatu negara memproduksi ekspor yang sangat diminati, mata uangnya akan diuntungkan murni dari permintaan tambahan yang diciptakan dari pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk neraca negatif.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.