Pound Inggris: BoE Tahan Suku Bunga saat Risiko Energi Meningkat – Rabobank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliStefan Koopman dari Rabobank memprakirakan Bank of England (BoE) akan mempertahankan Bank Rate di 3,75% pada 30 Juli dan membiarkannya tidak berubah hingga 2026, meskipun pasar masih memperhitungkan peluang pengetatan lebih lanjut. Inflasi Inggris yang lebih lemah, pertumbuhan upah yang melambat, dan lesunya data aktivitas menjadi alasan untuk tidak menaikkan suku bunga. Namun, kenaikan harga energi dan risiko geopolitik tetap menjaga tekanan inflasi ke atas serta membuka kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahap berikutnya.
BoE Dipandang akan Mempertahankan Kebijakan untuk Waktu yang Lama
“Kami memprakirakan Komite Kebijakan Moneter Bank of England (MPC) akan mempertahankan Bank Rate pada pertemuan 30 Juli. Selama lima bulan terakhir, ekspektasi kebijakan hampir sepenuhnya bergantung pada perkembangan di Timur Tengah. Optimisme yang muncul pada akhir Mei dan awal Juni terbukti hanya menjadi harapan semu, karena diperlukan pemicu yang relatif kecil untuk kembali memanaskan ketegangan antara Iran dan AS.”
“Perkembangan tersebut memberi ruang bagi MPC untuk mempertahankan suku bunga. Bank Rate sudah berada pada level restriktif sebesar 3,75%, pasar tenaga kerja melemah, dan ekspektasi inflasi tetap terkendali. Bagi Gubernur Bailey dan mayoritas anggota Komite, kondisi itu seharusnya cukup untuk menahan diri dari kenaikan suku bunga tambahan untuk saat ini.”
“Oleh karena itu, kami masih memprakirakan Bank Rate akan dipertahankan sepanjang sisa tahun ini. Risiko tetap condong ke arah kenaikan suku bunga apabila harga energi bertahan tinggi, tetapi langkah tersebut akan menimbulkan biaya. Pengetatan di tengah ekonomi yang lemah akan meningkatkan kemungkinan bahwa Bank harus membalikkan arah kebijakan pada tahun depan.”
“Pertanyaan utamanya adalah apakah MPC akan kembali memperluas fungsi reaksinya setelah risiko energi meningkat, atau justru memberi bobot lebih besar pada persistensi inflasi. Pilihan kedua akan memperbesar peluang kenaikan suku bunga pada September.”
“Karena itu, kami memprakirakan kebijakan moneter hanya akan merespons apabila guncangan energi yang berkepanjangan mulai merembes ke upah, harga, atau ekspektasi inflasi. Hal tersebut belum terjadi. Namun, ruang perlindungan yang dimiliki MPC semakin menyempit.”
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.