Pejabat The Fed, Williams: Tegaskan Keyakinan bahwa Inflasi akan Kembali ke Target 2%
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPernyataan dari Presiden Bank Federal Reserve (The Fed) New York, John Williams, dalam wawancara dengan Reuters yang berlangsung pada hari Jumat dan dirilis selama perdagangan sesi Eropa pada hari Senin, menandakan bahwa ia yakin inflasi akan kembali ke target 2% bank sentral. Williams tetap membuka opsi penyesuaian kebijakan moneter untuk mencapai target inflasi 2%.
Pernyataan
Masih meyakini kebijakan suku bunga The Fed ‘berada pada posisi yang baik’ untuk mencapai inflasi 2%.
Jika inflasi tidak berada di jalur menuju 2%, The Fed akan bertindak untuk mencapai stabilitas harga.
Sangat mendukung keputusan terbaru FOMC.
The Fed sangat berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke 2%.
Tetap optimistis tekanan inflasi akan mereda secara bertahap.
Mengakui ketidakpastian seputar dampak perang di Timur Tengah.
Memprakirakan dampak inflasi dari perang di Timur Tengah akan mereda.
Sadar akan penilaian pasar, The Fed tidak berkewajiban untuk meratifikasi level-level pasar.
Penilaian pasar memberikan informasi berharga bagi The Fed.
Tidak melihat risiko stabilitas keuangan dari investasi AI.
Tidak terkejut melihat volatilitas di sektor AI.
Reaksi Pasar
Pergerakan positif tipis terlihat pada Dolar AS (USD) setelah dirilisnya pernyataan pejabat The Fed, Williams, mengenai inflasi dan kebijakan moneter. Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan sedikit lebih tinggi di dekat 99,85.
Williams Tetap pada Sikap The Fed yang "Berada pada Posisi yang Baik" saat Pasar Uji Keteguhan Hawkish
Pejabat The Fed, Williams, menyampaikan pesan yang cukup hawkish, dengan skor FXS Speechtracker 6/10 yang berada sedikit di atas rata-rata historis 5,8/10, menegaskan kesinambungan alih-alih eskalasi dalam nada kebijakan. Pernyataan bahwa kebijakan suku bunga The Fed "berada pada posisi yang baik" untuk mencapai inflasi 2%, ditambah kesediaan yang jelas untuk bertindak jika inflasi melenceng dari jalurnya, memperkuat sikap hawkish yang stabil meskipun Williams tetap optimistis bahwa tekanan harga akan mereda secara bertahap dan menyoroti namun meremehkan risiko inflasi dari perang di Timur Tengah dan volatilitas terkait AI. Pengakuan bahwa penilaian pasar informatif tetapi tidak mengikat semakin menandakan bahwa Federal Reserve tidak akan sekadar meratifikasi ekspektasi suku bunga Dolar saat ini.
Indeks Sentimen Fed FXS (FXS Fed Sentiment Index) turun 1,47 poin ke level 146,76, mengindikasikan pullback moderat dalam persepsi hawkish meskipun tetap jauh di atas angka netral 100. Konfigurasi ini mengindikasikan bahwa, meskipun pernyataan terbaru masih jelas berada di wilayah hawkish, nada tambahan dibandingkan baseline yang sudah ada sedikit melunak, selaras dengan narasi kebijakan "stabil namun bergantung pada data" alih-alih dorongan hawkish baru.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.