fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Pasar Saham Asia: Tiongkok Memimpin Pullback Korektif Bahkan Ketika Saham Berjangka AS Jatuh

  • Asia-Pasifik berpisah dari S&P 500 Futures, imbal hasil Treasury AS 10-tahun.
  • CSI 300 Tiongkok naik 1,0% untuk mendapatkan kembali 5.000, NZX 50 dan ASX 200 juga naik.
  • Presiden AS Donald Trump menghalangi stimulus tetapi Ketua DPR Pelosi menunjukkan kesiapan untuk menambahkan lebih banyak.
  • Neraca perdagangan Australia membaik, Risalah BoJ mendukung uang mudah.

Saham Asia tetap dalam penawaran beli ringan meskipun risk-off ringan di Barat selama awal hari ini. Upaya Presiden AS Trump akan membutuhkan beberapa hari lagi sebelum meluncurkan paket bantuan yang sangat ditunggu-tunggu membebani sentimen pasar akhir-akhir ini. Suasana juga mendapat dukungan dari ketidakpastian Brexit dan infeksi virus Corona (COVID-19) di Inggris.

Sisi positifnya, saham Tiongkok menikmati petunjuk pelonggaran lebih lanjut, didukung oleh komentar Bank Dunia. Selain itu, data optimis dari berita acara Australia dan BoJ sangat positif untuk suasana di kawasan Asia-Pasifik.

Pembacaan awal Neraca Perdagangan Australia November berkurang dari 7,456 juta pembacaan sebelumnya menjadi 1958 juta tetapi Impor tumbuh 11% secara bulanan dibandingkan 6% sebelumnya. Selanjutnya, Ekspor naik 1% dibandingkan 5,4% secara bulanan sebelumnya. Di sisi lain, Risalah BoJ menyarankan, "berbagai langkah bank sentral untuk meredakan ketegangan pendanaan perusahaan memberikan efek yang diinginkan."

Di tempat lain, UE-Inggris berdesak-desakan untuk memperebutkan hak penangkapan ikan sementara level playing field masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan bagi pengamat Brexit. Selanjutnya, lebih banyak bagian Inggris akan diisolasi mulai 26 Desember, per Telegraph.

Dengan latar belakang ini, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik, kecuali Jepang, naik 0,40% sedangkan Nikkei 225 Jepang mengikuti pergerakan tersebut pada waktu pers. Selanjutnya, ASX 200 Australia naik 0,85% sedangkan KOSPI Korea Selatan, NZX 50 Selandia Baru dan CSI 300 Tiongkok naik sekitar 1,0% pada saat ini.

Selanjutnya, BSE Sensex India dan IHSG Indonesia juga berada di sisi positif karena langkah regional tersebut mengambil petunjuk dari Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan mengabaikan komentar Trump.

Selanjutnya, pedagang global akan terus memantau stimulus AS dan pembaruan Brexit, tidak melupakan berita sampul, untuk dorongan segar menjelang musim liburan akhir tahun.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.