NZD/USD Melemah saat Sentimen Risk-Off Meningkatkan Dolar AS
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- NZD/USD melemah saat serangan AS-Israel terhadap Iran memicu sentimen risk-off.
- Divergensi kebijakan RBNZ-Fed menjaga tekanan penurunan tetap terbatas.
- Pengaturan teknis menunjukkan pullback korektif dalam struktur bullish yang lebih luas.
NZD/USD diperdagangkan di bawah tekanan pada hari Senin saat Dolar Selandia Baru (NZD) melemah terhadap Dolar AS (USD) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pada saat berita ini ditulis, pasangan ini diperdagangkan di sekitar 0,5939 setelah turun ke 0,5916 lebih awal di hari itu, level terendahnya sejak 23 Januari.
Permintaan untuk Greenback sebagai aset aman menguat setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan serangan bersama terhadap Iran selama akhir pekan, membebani mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti Kiwi.
Namun, NZD berjuang untuk menarik tekanan jual yang kuat saat investor mempertimbangkan divergensi kebijakan moneter antara Reserve Bank of New Zealand dan Federal Reserve (Fed).
Pasar secara luas memprakirakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga sebagian besar tahun 2026, meskipun beberapa ekonom melihat kemungkinan kenaikan suku bunga lain di kemudian hari jika pemulihan ekonomi menguat dan inflasi tetap tinggi.
Sebaliknya, pasar masih memperhitungkan sekitar 50 bps pemotongan suku bunga Fed di paruh kedua tahun ini, meskipun data ekonomi yang tangguh, pasar tenaga kerja yang stabil, dan tekanan inflasi yang persisten telah mendorong trader untuk memangkas ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter jangka pendek.
Pada grafik harian, bias jangka pendek sedikit bearish hingga netral. NZD/USD diperdagangkan di bawah SMA 21-hari di dekat 0,6005, sementara masih bertahan di atas SMA 50-hari yang meningkat di sekitar 0,5907, yang terus memberikan dukungan.
Indikator momentum menunjukkan pendinginan moderat dalam tekanan bullish. Relative Strength Index (RSI) telah mundur dari level jenuh beli sebelumnya dan saat ini berada di sekitar 45, menunjukkan melemahnya momentum kenaikan.
Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap di bawah garis sinyalnya dan di bawah level nol, dengan histogram berbalik negatif, memperkuat bias penurunan yang berkembang dalam waktu dekat.
Meski terjadi pullback, prospek yang lebih luas tetap konstruktif, dengan aksi harga membentuk pola bullish flag-and-pole. Penembusan di atas level psikologis 0,6000, yang sejajar dengan batas atas bendera, dapat memicu momentum kenaikan baru menuju 0,6100 dan seterusnya.
Pada sisi negatif, penembusan di bawah SMA 50-hari atau batas bawah bendera akan melemahkan struktur bullish dan menggeser bias lebih rendah, mengekspos 0,5850 sebagai support pertama, diikuti oleh 0,5700.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.