NZD/USD Pertahankan Kenaikan Dekat 0,5950 saat Rally Dolar AS Mengalami Jeda
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- NZD/USD diperdagangkan dengan kuat di dekat 0,5950 saat Dolar AS melakukan koreksi.
- Iran telah membantah laporan yang menunjukkan bahwa mereka siap untuk berdialog guna mengakhiri perang dengan AS.
- Para investor menunggu data NFP AS untuk mendapatkan petunjuk baru tentang kondisi terkini ketenagakerjaan AS.
Pasangan mata uang NZD/USD mempertahankan kenaikan hari Rabu di dekat 0,5950 selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. NZD/USD menunjukkan kekuatan saat rally Dolar AS (USD) terhenti, dengan Indeks Dolar AS (DXY) kesulitan untuk melanjutkan kenaikan di atas level tertinggi baru tiga bulan di 99,68 yang dicatat pada hari Selasa.
Dolar AS berada di bawah tekanan setelah laporan dari New York Times (NYT) menunjukkan bahwa Iran telah menyatakan kesediaan untuk berdialog dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang, yang telah memasuki hari keenam.
Operatif dari Kementerian Intelijen Iran menghubungi secara tidak langsung Central Intelligence Agency (CIA) dengan tawaran untuk membahas syarat-syarat untuk mengakhiri konflik, menurut para pejabat yang diberi pengarahan tentang kontak tersebut, lapor NYT.
Namun, Teheran telah membantah laporan ini dan menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan perang dengan Israel dan AS.
Selain itu, penguatan dalam logam mulia mengindikasikan bahwa pasar keuangan global masih jauh dari beralih ke risk-on.
Di dalam negeri, perbaikan kondisi pasar tenaga kerja AS diprakirakan akan membebani prospek dovish Federal Reserve (The Fed). Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa sektor swasta AS menciptakan 63 ribu lapangan pekerjaan baru di bulan Februari, jauh lebih tinggi dari prakiraan 50 ribu dan sebelumnya sebesar 11 ribu.
Untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kondisi terkini ketenagakerjaan AS, para investor akan fokus pada data Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat.
Sementara itu, Dolar Selandia Baru (NZD) diperdagangkan relatif datar saat para investor mencari petunjuk baru tentang prospek kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ).
Pertanyaan Umum Seputar Dolar AS
Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan mata uang 'de facto' di sejumlah besar negara lain tempat mata uang ini beredar bersama mata uang lokal. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, mencakup lebih dari 88% dari seluruh perputaran valuta asing global, atau rata-rata $6,6 triliun dalam transaksi per hari, menurut data dari tahun 2022. Setelah perang dunia kedua, USD mengambil alih posisi Pound Sterling Inggris sebagai mata uang cadangan dunia. Selama sebagian besar sejarahnya, Dolar AS didukung oleh Emas, hingga Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1971 ketika Standar Emas menghilang.
Faktor tunggal terpenting yang memengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, The Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed akan menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.
Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan nonstandar yang digunakan ketika kredit telah mengering karena bank tidak akan saling meminjamkan (karena takut gagal bayar oleh rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai hasil yang diinginkan. Itu adalah senjata pilihan The Fed untuk memerangi krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.
Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses sebaliknya di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Hal ini biasanya positif bagi Dolar AS.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.