Norges Bank: Disinflasi Memperlambat Jalur Suku Bunga – Nomura
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPara ekonom Nomura mencatat Norges Bank mempertahankan suku bunga kebijakannya di 4,25% pada bulan Agustus meskipun inflasi CPI-ATE lebih lemah. Bank tersebut masih memberi sinyal kemungkinan kenaikan lanjutan, tetapi kini mereka memprakirakan langkah pada bulan November, dengan risiko cenderung ke tidak adanya kenaikan tambahan dan tidak ada pemangkasan suku bunga yang diproyeksikan hingga September 2027.
Kenaikan Kedua pada 2026 Ditunda ke November
“Meskipun inflasi inti melambat secara tak terduga, panduan Gubernur hari ini adalah bahwa ‘masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa prospek inflasi telah berubah secara material. Dengan demikian, mungkin masih perlu untuk menaikkan suku bunga kebijakan’.”
“Jika bukan karena dua rilis inflasi yang lebih lemah, kami yakin Norges Bank akan menaikkan suku bunga kebijakannya hari ini. Pada pertemuan Norges Bank bulan Juni, proyeksi suku bunga kebijakan menunjukkan sekitar 50% peluang kenaikan pada Agustus, dengan suku bunga diproyeksikan mencapai puncak 4,55% pada Kuartal IV 2026, bahkan mengisyaratkan kemungkinan kenaikan ketiga tahun ini.”
“Kami memprakirakan laju inflasi CPI-ATE akan lebih rendah dibandingkan proyeksi Norges Bank selama sisa tahun ini dan pada 2027. Namun, kami masih memprakirakan inflasi akan kembali meningkat dan rata-rata mencapai 2,9% secara tahunan pada paruh kedua 2026.”
“Kami menunda prakiraan kenaikan suku bunga kedua Norges Bank pada 2026 ke pertemuan November. Rumusan dalam pernyataan hari ini menunjukkan bahwa kenaikan kedua tahun ini kini lebih kecil kemungkinannya dibandingkan pada Juni, tetapi masih menjadi skenario paling mungkin kecuali data inflasi mendatang memberi para pengambil kebijakan keyakinan yang lebih besar terhadap proses disinflasi.”
“Meskipun data inflasi pada Juni dan Juli cukup menggembirakan, kami masih menilai terlalu dini bagi Norges Bank untuk mulai membicarakan pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan karena inflasi inti masih berada di atas target. Setelah menghadapi inflasi yang membandel selama beberapa tahun terakhir, kami menilai para pengambil kebijakan akan ingin memastikan inflasi benar-benar kembali ke target sebelum menurunkan suku bunga, dan kami tidak memprakirakan pemangkasan hingga September 2027.”
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.