Minyak: Optimisme Kesepakatan Mendorong Aksi Jual Tajam – ING
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPara ahli strategi ING, Warren Patterson dan Ewa Manthey, mencatat bahwa harga Minyak, termasuk ICE Brent, turun tajam karena optimisme atas potensi kesepakatan AS–Iran di Timur Tengah. Mereka menyoroti bahwa pasar mungkin bereaksi berlebihan mengingat ketidakpastian yang masih berlangsung, bantahan Iran atas adanya pembicaraan, serta meningkatnya kembali risiko keamanan di Selat Hormuz dan Laut Hitam. Gas Eropa juga melemah, tetapi dinamika persediaan dan permintaan terlihat lebih nyaman dibandingkan pada 2021.
Harapan Kesepakatan Timur Tengah Menekan Brent
"Harga Minyak turun tajam kemarin karena meningkatnya optimisme bahwa AS dan Iran mungkin semakin dekat untuk menghidupkan kembali kesepakatan Timur Tengah."
"ICE Brent ditutup lebih dari 7% lebih rendah pada hari itu, setelah Presiden Trump membatalkan serangan terhadap Iran, dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan."
"Ia juga menyiratkan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran telah kembali dimulai. Pejabat Iran terus membantah bahwa negosiasi apa pun sedang berlangsung, menegaskan bahwa pembicaraan saat ini dengan Oman terbatas pada rute pelayaran melalui Selat Hormuz."
"Skala sell-off tampaknya cukup berlebihan, mengingat masih ada ketidakpastian yang cukup besar."
"Dan dengan Iran membantah bahwa pembicaraan apa pun sedang berlangsung serta Trump mengeluarkan peringatan jika tidak ada kesepakatan yang terwujud, latar belakangnya jelas masih menyisakan banyak ruang untuk eskalasi kembali."
"Di Laut Hitam, dalam beberapa hari terakhir terlihat lebih banyak aktivitas pemuatan di terminal CPC, yang mengirimkan minyak Kazakhstan dari pesisir Rusia. Pemuatan sempat terganggu dalam beberapa pekan terakhir di tengah serangan Ukraina yang terus berlanjut terhadap infrastruktur energi Rusia."
"Ada juga risiko bagi kapal tanker minyak yang beroperasi di dalam dan sekitar terminal, sehingga pemilik kapal enggan melakukan pemuatan. Untuk saat ini, arus masuk ke terminal masih tampak berada di bawah level normal."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.