fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Inggris Raya: Guncangan Energi Menjaga Risiko Tetap Tinggi – Rabobank

Ahli Strategi Makro Senior Rabobank, Stefan Koopman, mencatat bahwa inflasi utama Inggris turun menjadi 2,6% pada Juni, lebih rendah dari prakiraan MPC. Pelemahan tersebut terjadi secara luas, disertai meredanya tekanan inflasi domestik. Namun, Koopman menilai kenaikan kembali harga energi dan guncangan yang berulang dapat mendorong inflasi kembali menembus 3%. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa, dalam praktiknya, inflasi 3% berpotensi menggantikan target 2% sebagai norma de facto Inggris dalam beberapa kuartal mendatang.

Dari Melesetnya Target hingga Tekanan Baru

“Pada hari Rabu, inflasi IHK (CPI) utama turun menjadi 2,6% secara tahunan pada Juni, atau 0,5 poin persentase di bawah prakiraan jangka pendek MPC pada April sebesar 3,1%. Kejutan negatif tersebut terjadi secara luas pada kelompok makanan, barang inti, dan jasa, dengan kontribusi paling menonjol berasal dari inflasi harga pangan yang melambat menjadi hanya 1,7% secara tahunan. Meskipun menjadi angka terendah dalam 15 bulan, kami memprakirakan inflasi akan segera kembali menembus 3%.”

“Setelah jeda singkat, pasar energi kembali menjadi risiko utama bagi prospek inflasi. Harga minyak mentah melonjak menyusul runtuhnya gencatan senjata AS-Iran dan gangguan baru terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz. Serangan Ukraina terhadap kapasitas penyulingan Rusia turut menambah tekanan dengan memperketat pasokan solar global dan produk olahan.”

“Semakin lama harga energi bertahan tinggi, semakin besar risiko munculnya efek putaran kedua terhadap penetapan harga dan upah. Bahkan apabila harga energi stabil dan tidak kembali meningkat, perkembangannya akan tetap menjadi perhatian utama para pengambil kebijakan dalam beberapa bulan mendatang.”

“MPC telah memperingatkan pada Juni bahwa risiko terhadap prospek harga energi cenderung mengarah ke sisi atas. Kami sependapat dan menilai nota kesepahaman tersebut rapuh serta mudah dibatalkan.”

“Kami memprakirakan MPC akan meninjau kembali asumsi energinya dan, seperti pada April, menyajikan skenario alternatif untuk menggambarkan potensi dampak inflasi dari gangguan pasokan yang berkepanjangan. Risikonya, pendekatan tersebut justru dapat menimbulkan lebih banyak kebisingan daripada memberikan sinyal yang jelas.”

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.