fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Inflasi Indonesia Oktober Melandai ke 3,23%, Tekanan Harga Inti Turun Tajam

Laju inflasi Indonesia kembali melambat pada Oktober 2026, memberikan sedikit kelegaan di tengah tekanan harga pangan dan energi yang masih membayangi perekonomian. Data yang dirilis pada Senin (2/11) menunjukkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) mencapai 3,23% secara tahunan (year-on-year/yoy), turun dari 3,28% pada September. Secara bulanan (month-to-month/mom), kenaikan harga juga mereda menjadi 0,22% dari 0,30% pada bulan sebelumnya.

Penurunan paling jelas terlihat pada indikator inflasi inti, yang melandai signifikan ke 2,56% dari 2,84% di September. Kontraksi sebesar 0,28 poin persentase ini jauh lebih dalam dibandingkan perlambatan inflasi umum (penurunan 0,05 poin persentase).

Reaksi Pasar

Pasangan mata uang USD/IDR bergerak di sekitar 18.163 sesaat setelah rilis data inflasi Indonesia.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.