Indonesia-AS Tandatangani 11 MoU US$38,4 Miliar Jelang Pakta Dagang Prabowo-Trump
|Sebanyak 11 nota kesepahaman bernilai agregat US$38,4 miliar ditandatangani oleh para pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dalam agenda bisnis di Washington, bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto menjelang penandatanganan perjanjian dagang bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Pemerintah menyebut kesepakatan ini sebagai fondasi awal implementasi kerja sama ekonomi kedua negara.
Cakupan kerja sama membentang dari pertambangan dan energi hingga agribisnis, tekstil, furnitur, dan teknologi. Di dalamnya termasuk kemitraan mineral kritis antara Freeport-McMoRan dan Kementerian Investasi, kolaborasi Pertamina dengan Halliburton untuk peningkatan produksi migas, serta dua proyek patungan di sektor semikonduktor – salah satunya memiliki nilai investasi hampir US$4,9 miliar.
Angka komitmen terbaru ini jauh melampaui estimasi awal yang sebelumnya diungkap US-ASEAN Business Council (US-ABC) sekitar US$7 miliar, yang sebagian besar terkait rencana pembelian komoditas pertanian AS seperti kedelai, jagung, dan kapas oleh Indonesia.
Prabowo menilai rangkaian kesepakatan tersebut akan memperkuat kemitraan strategis kedua negara sekaligus membantu menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat, seraya menyampaikan keyakinan terhadap prospek hubungan ekonomi jangka panjang.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.