fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Indeks Dolar AS Diperdagangkan Datar di Awal Minggu Data NFP AS

  • Dolar AS diperdagangkan datar di sekitar 101,35 saat para investor mengalihkan fokus ke data NFP AS.
  • Ketua The Fed, Warsh, memberi sinyal dalam konferensi pers kebijakan moneter bulan ini bahwa dia akan membatasi dirinya dari memberikan panduan ke depan.
  • AS dan Iran sepakat untuk menghentikan serangan dan berdialog di Qatar mengenai masa depan Hormuz.

Dolar AS (USD) memulai minggu dengan catatan stabil, dengan Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan tenang di dekat 101,35.

Namun, para investor bersiap menghadapi volatilitas tinggi karena serangkaian data Amerika Serikat (AS) dijadwalkan akan dipublikasikan minggu ini, terutama data Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Juni, yang akan dirilis pada hari Kamis.

Para investor akan mencermati data NFP AS untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Menurut CME FedWatch tool, ada kemungkinan hampir 90% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya satu kali tahun ini.

Sejak pengumuman kebijakan moneter pertama The Fed di pertengahan bulan ini di bawah Ketua baru Kevin Warsh, pentingnya data dalam ekspektasi kebijakan moneter meningkat, karena komentar dari Warsh mengindikasikan bahwa bank sentral akan berbicara lebih sedikit dalam kondisi saat ini.

"Yang disebut panduan ke depan juga tidak ada—yang kami sepakati tidak cocok dengan konjungtur kebijakan saat ini," menurut transkrip Konferensi Pers Ketua Warsh.

Minggu ini, para investor juga akan fokus pada data Lowongan Pekerjaan JOLTS AS untuk bulan Mei, serta data PMI Manufaktur dan Jasa ISM untuk bulan Juni.

Di kancah global, para investor menantikan perundingan antara AS dan Iran di Qatar setelah aksi saling serang dalam beberapa hari terakhir di dekat Selat Hormuz, titik kritis bagi seperlima aliran energi global.

Pertanyaan Umum Seputar Dolar AS

Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan mata uang 'de facto' di sejumlah besar negara lain tempat mata uang ini beredar bersama mata uang lokal. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, mencakup lebih dari 88% dari seluruh perputaran valuta asing global, atau rata-rata $6,6 triliun dalam transaksi per hari, menurut data dari tahun 2022. Setelah perang dunia kedua, USD mengambil alih posisi Pound Sterling Inggris sebagai mata uang cadangan dunia. Selama sebagian besar sejarahnya, Dolar AS didukung oleh Emas, hingga Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1971 ketika Standar Emas menghilang.

Faktor tunggal terpenting yang memengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, The Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed akan menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.

Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan nonstandar yang digunakan ketika kredit telah mengering karena bank tidak akan saling meminjamkan (karena takut gagal bayar oleh rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai hasil yang diinginkan. Itu adalah senjata pilihan The Fed untuk memerangi krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.

Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses sebaliknya di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Hal ini biasanya positif bagi Dolar AS.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.