Indeks Dolar AS Bangkit Kembali Saat The Fed Berubah Jadi Hawkish
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- DXY melonjak ke level tertinggi sesi setelah keputusan Federal Reserve Juni.
- Proyeksi baru membalik jalur suku bunga 2026 dari bias penurunan menjadi bias kenaikan.
Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga federal funds pada 3,50% hingga 3,75% pada hari Rabu, tetapi pertemuan pertama Kevin Warsh sebagai Ketua bukanlah sekadar formalitas. Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) mendukung keputusan tersebut secara bulat, 12 banding 0, perubahan mencolok dari perpecahan empat arah 8 banding 4 pada bulan April, dan pernyataan tersebut menghapus bias pelonggaran. Referensi mengenai waktu langkah-langkah selanjutnya menghilang, digantikan oleh janji tegas untuk mengembalikan stabilitas harga.
Ringkasan Proyeksi Ekonomi (Summary of Economic Projections/SEP) yang diperbarui membawa dampak besar. Proyeksi median suku bunga federal funds 2026 naik menjadi sekitar 3,8% dari 3,4% pada bulan Maret, mengubah sinyal dari bias penurunan menjadi bias kenaikan. Penyebabnya adalah inflasi: proyeksi median Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) 2026 melonjak menjadi 3,6% dari 2,7%, dengan pembacaan inti naik menjadi 3,3%. Setelah berbulan-bulan pembicaraan penurunan, The Fed kini bergabung dengan para hawk.
Indeks Dolar AS (DXY) melonjak tajam setelah rilis tersebut, menembus level 100,00 ke level tertinggi sesi tepat di atasnya setelah sebelumnya bergerak di kisaran tinggi 99,60-an menjelang keputusan.
Biasnya bullish selama DXY bertahan di atas 100,00, dengan 100,50 dan kemudian 101,00 sebagai level kenaikan; penurunan kembali di bawah 100,00 akan mempertanyakan penembusan tersebut. Fokus beralih ke konferensi pers pertama Warsh sebagai Ketua pada pukul 18:30 GMT, sebagai bacaan pertama tentang seberapa tegas dia berniat mempertahankan dot hawkish.
Indeks Dolar AS Grafik 5-menit
Pertanyaan Umum Seputar Dot Plot
"Dot Plot" adalah nama populer untuk proyeksi suku bunga oleh Federal Open Market Committee (FOMC) dari Federal Reserve (The Fed) AS, yang menerapkan kebijakan moneter. Proyeksi ini dipublikasikan dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi, sebuah laporan di mana anggota FOMC juga merilis proyeksi masing-masing tentang pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan inflasi untuk tahun berjalan dan beberapa tahun ke depan. Dokumen tersebut terdiri dari bagan yang memetakan proyeksi suku bunga, dengan prakiraan setiap anggota FOMC diwakili oleh sebuah titik. The Fed juga menambahkan tabel yang merangkum rentang prakiraan dan median untuk setiap indikator. Hal ini memudahkan para pelaku pasar untuk melihat bagaimana para pengambil kebijakan mengharapkan kinerja ekonomi AS dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
Federal Reserve AS menerbitkan “Dot Plot” sekali setiap dua kali pertemuan, atau dalam empat dari delapan pertemuan tahunan yang dijadwalkan. Laporan Ringkasan Proyeksi Ekonomi diterbitkan bersamaan dengan keputusan kebijakan moneter.
“Dot Plot” memberikan wawasan yang komprehensif terkait ekspektasi dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed). Karena proyeksi mencerminkan proyeksi masing-masing pejabat untuk suku bunga di akhir setiap tahun, proyeksi ini dianggap sebagai indikator utama yang berwawasan ke depan. Dengan melihat “Dot Plot” dan membandingkan data dengan tingkat suku bunga saat ini, para pelaku pasar dapat melihat ke mana para pengambil kebijakan mengharapkan suku bunga akan bergerak dan arah keseluruhan kebijakan moneter. Karena proyeksi dirilis setiap triwulan, “Dot Plot” digunakan secara luas sebagai panduan untuk mengetahui suku bunga terminal dan kemungkinan waktu perubahan kebijakan.
Data yang paling memengaruhi pasar dalam "Dot Plot" adalah proyeksi suku bunga dana federal. Setiap perubahan dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya kemungkinan akan memengaruhi valuasi Dolar AS (USD). Secara umum, jika "Dot Plot" menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan mengharapkan suku bunga yang lebih tinggi dalam waktu dekat, ini cenderung menguntungkan bagi USD. Demikian pula, jika proyeksi menunjukkan suku bunga yang lebih rendah di masa mendatang, USD kemungkinan akan melemah.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.