Indeks Dolar Amerika Serikat Melayang di Atas 99,50 karena Dukungan Safe-Haven
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Para pedagang menunggu Risalah Rapat The Fed bulan Juli untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter di masa depan.
- Dolar AS naik saat konflik AS-Iran dan risiko Selat Hormuz meningkatkan kecemasan pasar.
- Penjualan ritel yang lemah dan inflasi yang mendingin menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga September menjadi 35%.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, mulai stabil setelah mencatat kenaikan kecil pada hari sebelumnya dan diperdagangkan di sekitar 99,60 selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Para pedagang mengalihkan perhatian mereka ke Risalah Rapat Federal Reserve (The Fed) bulan Juli untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek kebijakan moneter.
Sementara itu, Dolar AS (USD) menerima dukungan dari permintaan safe-haven, didorong oleh gesekan geopolitik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran serta kekhawatiran pasar yang berkelanjutan terhadap pasokan global. Dengan sedikit indikasi adanya kemungkinan kesepakatan untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali secara penuh Selat Hormuz yang strategis, para pelaku pasar tetap dalam siaga tinggi.
Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa blokade angkatan laut AS masih berlaku, seraya mencatat bahwa saat ini tidak ada negosiasi aktif dengan Teheran. Meskipun pernyataan resmi menyebutkan bahwa jalur perairan tersebut dibuka dan ranjau telah dibersihkan, risiko pengiriman tetap tinggi, sehingga sangat membatasi transit melalui kawasan tersebut.
Namun, Greenback bisa menghadapi hambatan di tengah meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga AS bulan depan. Data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa Penjualan Ritel AS turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menambah kekhawatiran setelah penurunan pekerjaan yang tak terduga bulan lalu dan inflasi IHK yang jinak.
Meski The Fed membiarkan suku bunga tidak berubah pada pertemuan terakhirnya, tiga pejabat berbeda pendapat demi mendukung kenaikan suku bunga, sehingga para pedagang menantikan risalah rapat yang akan datang untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai perpecahan di dalam bank sentral. Menurut CME FedWatch tool, para pedagang kini memperhitungkan hanya peluang 35% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan September, turun signifikan dari 47% sebulan sebelumnya.
Dukungan terhadap USD Meluas saat Kurva Menjadi Curam di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Para ahli strategi di Scotiabank mencatat bahwa "sentimen risk-off yang ringan memperluas dukungan dalam perdagangan harian terhadap USD," dengan suku bunga jangka pendek "sedikit lebih kuat" meskipun "imbal hasil obligasi AS jangka lebih panjang berada di bawah sedikit tekanan dari kekhawatiran inflasi." Mereka mencatat bahwa dinamika ini "mendorong kurva obligasi Pemerintah AS menjadi sedikit lebih menanjak," memperkuat penawaran beli dalam perdagangan harian terhadap Dolar dalam kisaran terbarunya.
Analisis Teknis:
Pada grafik harian, Indeks Dolar Spot diperdagangkan di 99,60, mempertahankan bias bearish jangka pendek karena tetap berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) sembilan hari dan 50 hari. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 38,94 berada sedikit di atas wilayah jenuh jual, mengisyaratkan tekanan ke bawah masih berlanjut alih-alih kelelahan signifikan dari penurunan terbaru.
Di sisi atas, resistance awal terlihat di EMA sembilan hari di dekat 99,77, diikuti oleh EMA 50 hari di 100,19, sementara batas yang lebih jauh muncul di penghalang horizontal di sekitar 101,80. Di sisi bawah, support terdekat berada di 97,62, di depan batas sekunder di 96,49 dan 95,56, level-level yang akan menjadi titik fokus jika para penjual memperpanjang kendali di bawah area saat ini.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.