fxs_header_sponsor_anchor

INCO Mencatatkan Tertinggi Baru 2026 di 6.500, Abaikan Peringkatan Jenuh Beli

  • INCO melanjutkan pergerakan naiknya dari bulan lalu.
  • Perseroan menghentikan sementara operasional karena menantikan persetujuan RKAB.
  • Para investor mengabaikan RSI 14-hari yang berada dalam zona jenuh beli sejak akhir Desember 2025.

INCO diperdagangkan naik di 6.350 yang lebih tinggi 12,89% dari penutupan hari kemarin. Saham PT Vale Indonesia Tbk. dibuka dengan gap atas di 6.000 dan mencatatkan tertinggi baru 2026 di 6.500 dalam satu jam pertama perdagangan.

INCO memulai kembali kenaikannya pada Desember 2025 setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah memangkas target nikel dalam RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) 2026 menjadi sekitar 250 juta ton. Kebijakan ini diterapkan untuk mempertahankan stabilisasi harga nikel di pasar global. Namun demikian, masih ada relaksasi di mana perusahaan-perusahaan tambang nikel diizinkan untuk berproduksi maksimal 25% dari rencana produksi tahunan perusahaan sampai dengan 31 Maret 2026.

Namun dalam keterbukaan informasi, perseroan sedang menghentikan secara sementara kegiatan operasional perseroan di seluruh wilayah Izin Usaha Pertambahan Khusus (IUPK) sejak awal tahun karena belum diterbitkannya RKAB 2026. Meskipun ada relaksasi seperti yang disebutkan di atas, perseroan memilih untuk menunggu hingga IUPK resmi diterbitkan. Perseroan mengklaim bahwa penghentian ini tidak akan mengganggu keberlanjutan operasional secara keseluruhan.

Grafik Harian INCO

Grafik harian INCO, 7 Januari 2026

INCO memperkuat tren naiknya saat berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Tren naik juga ditunjukkan oleh struktur higher highs dan higher lows yang dibuat saham ini dari 1.825, terendah 2025 yang dicapai pada 9 April.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 85,83 menunjukkan bahwa momentum berada di zona jenuh beli. Namun demikian, kondisi ini sudah diabaikan oleh investor sejak Desember 2025 dan terus naik hingga hari ini.

Dalam kasus para investor mengabaikan kondisi jenuh beli dan terus meminati saham ini, penghalang sisi atas yang bisa dihadapi INCO adalah 6.900 (tertinggi 1 Agustus 2023), 7.000 (tertinggi 9 Mei 2023, level angka bulat), dan 7.525 (tertinggi 1 Februari 2023). Namun jika INCO dihantam aksi profit taking, support teknis terdekat bisa muncul di 5.625 (penutupan 6 Januari 2026) untuk menutup gap pembukaan hari ini, 4.960 (terendah 29 dan 30 Desember 2025), dan 4.800 (tertinggi 3 November 2025, higher high).

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.