INCO Melanjutkan Koreksi dari Tertinggi Baru 2026, Perseroan Mendapatkan Persetujuan RKAB 2026
|- INCO sejauh ini belum bisa menindaklanjuti kenaikan ke tertinggi baru 2026.
- RKAB 2026 perseroan disetujui Kementerian ESDM pada hari ini.
- Relative Strength Index (RSI) 14-hari masih bertahan di zona jenuh beli sejak akhir Desember 2025.
INCO diperdagangkan di 6.350 yang lebih rendah 0,78% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Saham PT Vale Indonesia dibuka dengan gap atas 6.700 dan sempat meraih tertinggi hari 6.775. Namun demikian, saham ini kesulitan untuk menindaklanjuti kenaikan dan malah berbalik arah ke terendah hari 6.175 di sesi pertama.
Penurunan tampak terhenti menyusul laporan bahwa perseroan mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada hari ini.
Dengan persetujuan ini, perseroan dapat melanjutkan operasional yang sempat terhenti karena menunggu persetujuan RKAB dan mengejar ketertinggalan. RKAB yang disetujui tahunan ini merupakan perubahan dari skema sebelumnya untuk periode tiga tahun dan terintergasi dengan ijin-ijin dasar lainnya.
Dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa perseroan berinvestasi jangka panjang dalam hilirisasi dan rantai nilai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) serta melanjutkan investasi pada teknologi rendah emisi dan pengembangan kapasitas pengolahan lanjutan, termasuk High Pressure Acid Leach (HPAL) yang bisa mendorong daya saing industri nikel dalam negeri di pasar internasional.
Grafik Harian INCO
Tren jangka lebih panjang INCO dari sisi teknis adalah bullish karena berada jauh di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Tren tersebut juga diindikasikan oleh terbentuknya higher highs dan higher lows yang terbentuk dari terendah 2025 hingga tertinggi baru 2026.
Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di 73,24 mengindikasikan jenuh beli. Namun, demikian, indikator ini telah berada di zona ini sejak akhir Desember dan terus naik hingga meraih tertinggi tahun di 6.950, sebuah indikasi bahwa saham ini tetap diminati. Kehati-hatian tetap diperlukan sebelum mengejar INCO lebih tinggi.
Dalam kasus INCO melanjutkan koreksi, support teknis muncul di 6.000 (level angka bulat), 5.625 (penutupan 6 Januari 2026) untuk menutup gap pembukaan, dan 4.960 (terendah 29 dan 30 Desember 2025). Sementara di sisi atas, penghalang untuk kenaikan lebih lanjut muncul di 6.950 (tertinggi 2026 yang diraih pada 14 Januari), 7.000 (tertinggi 9 Mei 2023, level angka bulat), dan 7.525 (tertinggi 1 Februari 2023).
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.