fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Imbal Hasil AS Mereda saat Kehati-hatian terhadap IHK Imbangi Reli Minyak

  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS melemah meskipun WTI mencapai level tertinggi tujuh hari.
  • Data IHK dan IHP dapat membentuk ulang ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
  • Sinyal-sinyal tenaga kerja lemah membuat para investor tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS melemah pada hari Selasa saat sebagian besar investor tetap berhati-hati, menunggu rilis data inflasi AS dan penyelesaian konflik AS-Iran, yang menghadapi hambatan.

Imbal Hasil AS Turun Tipis saat Pedagang Menunggu Data Inflasi, Klaim Tunjangan Pengangguran

Harga minyak terus melanjutkan kenaikan selama dua hari berturut-turut, dengan West Texas Intermediate (WTI), acuan minyak mentah AS, menyentuh level tertinggi tujuh hari di US$84,61. Meski demikian, obligasi acuan AS bertenor 10 tahun turun satu basis poin ke 4,69%.

Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) bulan Juli diprakirakan turun tipis dari 3,5% menjadi 3,4% secara tahunan. IHK inti, tidak termasuk item-item yang volatil, juga diprakirakan turun dari 2,6% menjadi 2,5% YoY. Selain itu, pada 13 Agustus, Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) juga diproyeksikan melandai.

Data ekonomi AS menunjukkan rata-rata 4 minggu Perubahan Ketenagakerjaan ADP di 8,25 ribu lapangan pekerjaan. Sementara itu, angka minggu sebelumnya direvisi lebih rendah sebesar 4 ribu, dari 11 ribu.

Data Nonfarm Payrolls AS pekan lalu mendorong para investor untuk mengurangi prakiraan hawkish mereka terhadap The Fed untuk 2026. Data Prime Terminal menunjukkan bahwa peluang The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan September adalah 65%, sementara peluang kenaikan suku bunga sebesar 26 basis poin adalah 35%.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja nilai dolar terhadap enam mata uang, stabil di 99,81, tidak berubah.

Selain rilis data inflasi AS, para pedagang juga mencermati Klaim Tunjangan Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir pada 8 Agustus dan Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM).

Grafik Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Bertenor 10 Tahun

Grafik imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun

Pertanyaan Umum Seputar Suku Bunga AS

Suku bunga dibebankan oleh lembaga keuangan atas pinjaman kepada peminjam dan dibayarkan sebagai bunga kepada penabung dan deposan. Suku bunga dipengaruhi oleh suku bunga pinjaman dasar, yang ditetapkan oleh bank sentral sebagai respons terhadap perubahan ekonomi. Bank sentral biasanya memiliki mandat untuk memastikan stabilitas harga, yang dalam banyak kasus berarti menargetkan tingkat inflasi inti sekitar 2%. Jika inflasi turun di bawah target, bank sentral dapat memangkas suku bunga pinjaman dasar, dengan tujuan untuk merangsang pinjaman dan meningkatkan ekonomi. Jika inflasi naik jauh di atas 2%, biasanya bank sentral akan menaikkan suku bunga pinjaman dasar dalam upaya untuk menurunkan inflasi.

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya membantu memperkuat mata uang suatu negara karena menjadikannya tempat yang lebih menarik bagi para investor global untuk menyimpan uang mereka

Suku bunga yang lebih tinggi secara keseluruhan membebani harga Emas karena suku bunga tersebut meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan Emas daripada berinvestasi pada aset berbunga atau menyimpan uang tunai di bank. Jika suku bunga tinggi, biasanya harga Dolar AS (USD) akan naik, dan karena Emas dihargai dalam Dolar, hal ini berdampak pada penurunan harga Emas.

Suku bunga dana The Fed adalah suku bunga yang berlaku pada saat bank-bank AS saling meminjamkan uang. Suku bunga ini adalah suku bunga acuan yang sering dikutip yang ditetapkan oleh Federal Reserve pada pertemuan FOMC. Suku bunga ini ditetapkan dalam kisaran tertentu, misalnya 4,75%-5,00%, meskipun batas atas (dalam hal ini 5,00%) adalah angka yang dikutip. Ekspektasi pasar terhadap suku bunga dana The Fed di masa mendatang dilacak oleh alat CME FedWatch, yang membentuk perilaku banyak pasar keuangan dalam mengantisipasi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve di masa mendatang.


Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.