IHSG Meraih Tertinggi Baru Sepanjang Masa di Area 8.794, Menantikan Data Inflasi dan Neraca Perdagangan
|- IHSG dibuka dengan gap atas untuk kemudian mencatatkan rekor tertinggi baru.
- Presiden RI, Prabowo, membahas perkembangan pembangunan kembali area terdampak bencana.
- Data Neraca Perdagangan dan Inflasi akan menjadi sorotan pada hari ini.
IHSG menunjukkan pergerakan di 8.773,38 yang lebih tinggi 0,29% dibandingkan penutupan pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap atas di 8.778,73 dan mencatatkan terendah hari 8.732,31 dalam 30 menit pertama perdagangan. Setelah itu, indeks kemudian naik kembali untuk meraih tertinggi baru sepanjang masa di 8.794,73 ketika menantikan rilis data Indonesia pada hari ini.
Indeks-indeks saham Indonesia menunjukkan kinerja beragam. JII menjadi indeks dengan kinerja terbaik sejauh sesi pertama hari ini yang lebih tinggi 0,98% dari penutupan sebelumnya, terutama karena gap atas. Tiga emiten pendorong utama yang mengangkat indeks ini adalah BRMS (+9,75%), BUMI (+5,71%), dan MEDC (+4,48%).
Pada Jumat pekan lalu, Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan beberapa menteri dan pejabat negara di Jakarta. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, seperti diinformasikan dalam situs Presiden RI, menginformasikan bahwa pertemuan ini untuk membahas beberapa agenda seperti perkembangan pembangunan kembali area-area yang terdampak bencana di Sumatera. Presiden juga mengarahkan agar agenda prioritas nasional dilaksanakan secara efektif.
Para investor akan menghadapi beberapa data penting yang akan diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini. Data tersebut adalah Neraca Perdagangan dan Inflasi yang akan dirilis pada pukul 04:00 GMT (11:00 WIB). Data lainnya pada pekan ini adalah Cadangan Valuta Asing pada hari Kamis serta Keyakinan Konsumen dan Penjualan Ritel pada hari Jumat.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,119% yang belum menunjukkan perubahan harian. Pada dasarnya, imbal hasil ini tidak bergerak di level-level saat ini untuk lima hari perdagangan berturut-turut.
Emas Antam Kembali Naik di Tengah Permintaah Safe Haven
Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.515.000 pada hari ini, seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Harganya lebih tinggi Rp11.000 dari harga Jumat lalu di Rp2.504.000.
Kenaikan tersebut mengekor harga Emas dunia (XAU/USD) yang naik ke area $4.400 per troy ons pada saat berita ini ditulis setelah membuka pekan dengan gap atas. Permintaan safe haven meningkat di tengah ketegangan AS-Venezuela. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditangkap oleh Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa AS akan mengelola Venezuela sampai negara tersebut dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana.
Ke depan, beberapa data dari AS bisa menjadi penggerak untuk logam mulia seperti PMI Manufaktur ISM dan Indeks Ketenagakerjaan Manufaktur ISM yang akan dirilis pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB) pada hari ini.
Grafik Harian IHSG
Kenaikan IHSG pada hari perdagangan pertama tahun ini pada Jumat lalu masih berada dalam kisaran konsolidasi yang dibentuk indeks sejak bulan lalu. Aksi tersebut membuat tren jangka pendek indeks adalah sideways. Namun dalam jangka lebih panjang, tren IHSG jelas naik karena bergerak jauh di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Tren tersebut lebih lanjut diperkuat oleh struktur higher highs dan higher lows dalam grafik harian. Penembusan tertinggi sepanjang masa sebelumnya di 8.776,97 yang ditorehkan pada 11 Desember 2025 akan berarti pembentukan higher high baru.
Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 64,37 menunjukkan momentumnya bullish dan masih ada ruang untuk naik sebelum indikator ini memasuki zona jenuh beli. Dalam kasus IHSG mendapatkan momentum positif awal tahun dan menembus tertinggi yang disebutkan di atas, penghalang selanjutnya untuk indeks adalah level-level angka bulat di 8.700, 8.750, dan 8.800. Sementara di sisi bawah, support teknis muncul di 8.525,10 (terendah 29 Desember 2025, higher low), 8.288,27 (tertinggi 13 Oktober 2025, higher high), dan 8.000 (level angka bulat).
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.