IHSG Meraih Rekor Tertinggi Baru Sepanjang Masa 9.021,14, Kurang Tindak Lanjut di Tengah Kosongnya Kalender Ekonomi
|- IHSG kembali mencatatkan rekor tertinggi di atas 9.000 di sesi pertama.
- Kalender ekonomi Indonesia tetap kosong, perhatian mulai bergeser ke keputusan suku bunga BI pekan depan.
- Emas Antam melanjutkan kenaikan untuk meraih rekor tertinggi baru sepanjang masa.
IHSG berada di 9.001,85 yang lebih tinggi 0,60% dari penutupan hari kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap atas di 9.007,05 dan mencatatkan tertinggi dan terendah hari masing-masing di 9.021,14 dan 8.979,60 dalam satu jam pertama. Tertinggi tersebut sekaligus merupakan tertinggi baru sepanjang masa, namun demikian, indeks kesulitan untuk menindaklanjutinya dan kembali ke dekat level pembukaan di tengah absennya rilis data ekonomi dari dalam negeri.
Indeks-indeks saham Indonesia hijau kecuali INFOBANK15 dan SRI-KEHATI di sesi pertama. JII lebih tinggi 1,03% dibandingkan penutupan hari kemarin menjadi salah satu indeks dengan kinerja terbaik sejauh hari ini, salah satunya berkat gap atas pembukaan. Indeks ini didorong oleh ANTM (+5,93%), BRMS (+5,44%), EXCL (+5,12%), BUMI (+4,43%), dll.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Negara Bidang Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Singh Sarai, di Jakarta. Pertemuan ini terjadi di tengah penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada September 2025 dan diprakirakan efektif pada tahun 2026, diinformasikan melalui media sosial Menteri Airlangga. Perjanjian ini dapat menimbulkan lingkungan perdagangan yang saling menguntungkan dan diharapkan mendorong investasi dan pertumbuhan perdagangan.
Indonesia dan Pakistan menandatangani Nota Kesepahaman Pembentukan Joint Trade Committe pada Jumat pekan lalu. Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, mengatakan, "Langkah ini merupakan tindak lanjut kunjungan Presiden RI ke Pakistan pada Desember 2025, yang menghasilkan kesepakatan untuk meningkatkan Indonesia-Pakistan Preferential Trade Agreement (I-P PTA) menuju Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) pada 2027.", seperti dilansir dalam media sosial resmi Kementerian Perdagangan.
Dari sisi data, kalender ekonomi Indonesia tetap kosong pada hari ini. Peristiwa penting selanjutnya untuk pasar adalah keputusan suku bunga Bank Indonesia pada Rabu pekan depan yang diprakirakan tidak mengubah BI-Rate di 4,75%.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,179% yang dibuka dengan gap atas sekaligus membalikkan penutupan merah tiga hari perdagangan sebelumnya.
Emas Antam Naik Lebih Lanjut di Atas Rp2.600.000
Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.665.000 hari ini, seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Harga hari ini lebih tinggi Rp13.000 dari harga kemarin Rp2.652.000, merayap naik untuk kembali mencatatkan tertinggi baru sepanjang masa.
Kenaikan tersebut menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang menorehkan rekor tertinggi baru $4.634 per troy ons kemarin, meskipun ditutup di bawah level pembukaan. Hari ini, data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) bisa menjadi penggerak untuk harga Emas, seperti data Permohonan Hipotek MBA, Indeks Harga Produsen (IHP), Penjualan Ritel, dll.
Pernyataan para pejabat The Fed, Paulson, Miran, Bostic, Kashkari, dan Williams juga akan diamati untuk mencari petunjuk terkait arah kebijakan moneter bank sentral ke depan dan juga informasi terkait perkembangan penyelidikan terhadap Jorome Powell perihal renovasi bangunan bank sentral. Powell menyebut tindakan tersebut sebuah dalih untuk menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga.
Grafik Harian IHSG
IHSG masih terjebak dalam kisaran sideways, belum menunjukkan pergerakan arah yang signifikan ke salah satu sisi. Pergerakan tersebut menyusul diraihnya tertinggi baru sepanjang masa 9.002,92 pada Kamis pekan lalu.
Namun dalam jangka lebih panjang, IHSG masih mempertahankan tren bullish karena bergerak jauh di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari, saat ini di 7.645. Tren tersebut juga diindikasikan oleh terbentuknya struktur higher highs dan higher lows sejak dari 5.882,60, terendah 2025 hingga tertinggi sepanjang masa yang disebutkan di atas. Sejauh ini indeks telah membentuk lima higher high dan empat higher low.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 70,74 masih mengindikasikan bahwa momentumnya bullish dan mulai masuk ke zona jenuh beli.
Jika sisi atas kisaran ditembus dengan tegas, sasaran IHSG selanjutnya adalah level-level angka bulat 9.050, 9.100, dan 9.150. Sementara di sisi bawah, penurunan indeks bisa dibatasi oleh 8.776,97 (tertinggi 11 Desember 2025, higher high), 8.525,10 (terendah 29 Desember 2025, higher low), dan 8.288,27 (tertinggi 13 Oktober 2025, higher high).
Indikator Ekonomi
Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia
Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Jan 21, 2026 07.30
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: -
Sebelumnya: 4.75%
Sumber: Bank Indonesia
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.