IHSG Melanjutkan Koreksi dari Tertinggi Sepanjang Masa, Bertahan di Atas 9.000 Jelang Keputusan Suku Bunga BI
|- IHSG mundur dari rekor tertinggi 9.174,47 yang diraih kemarin.
- Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu PM Inggris, Keir Starmer, untuk menyepakati kemitraan stategis baru.
- Bank Indonesia akan mengadakan konfrensi pers pasca Rapat Dewan Gubernur hari ini.
- Emas Antam melanjutnya kenaikannya untuk meraih tertinggi baru.
IHSG bergerak di 9.052,21 yang lebih rendah 0,90% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham (IHSG) Indonesia membuka hari dengan gap bawah di 9.094,43. Walapun indeks sempat mencatatkan tertinggi hari di 9.105,23, kenaikan tersebut tidak memperoleh tindak lanjut dan malah berbalik untuk turun ke terendah hari 9.046,55 dalam satu jam pertama perdagangan. Kinerja ini menandai kelanjutan koreksi dari tertinggi baru sepanjang masa 9.174,47 yang diraih pada hari kemarin jelang keputusan suku bunga BI hari ini.
Sebagian besar indeks saham Indonesia merah. IDXV30 menjadi indeks yang mengalami penurunan terbesar dengan turun 3,62%, terutama disebabkan oleh gap bawah pada pembukaan pagi ini. Indeks ini ditekan oleh UNTR (-13,84%), ASII (-8,59%), CTRA (-3,8%), MNCN (-2,14%), dll. di sesi pertama.
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, dalam forum bisnis di Inggris Selasa lalu mendengarkan minat investasi dari beberapa perusahaan. Seperti diinformasikan dalam situs Presiden RI, forum ini menjadi tanda keseriusan pemerintah untuk mendorong kerja sama ekonomi dan investasi dengan Inggris.
Dalam acara terpisah, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyepakati kemitraan stategis baru antara kedua negara. Presiden Prabowo mengatakan, "Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia. Menurutnya, Inggris akan mendukung rencana Indonesia untuk membuat sekitar 1.500 kapal ikan dan memperbaiki desa-desa nelayan.
Kemitraan strategis baru yang disebutkan di atas mencakup empat pilar yang terdiri dari penguatan pertumbuhan ekonomi; kerja sama di bidang iklim, energi, dan alam; peningkatan pertahanan dan keamanan; dan pengembangan manusia dan masyarakat.
Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan keputusan suku bunga yang dimulai dengan konfrensi pers pada pukul 07:00 GMT (14:00 WIB) hari ini. Bank sentral diprakirakan mempertahankan BI-Rate di 4,75% setelah memotongnya sebanyak lima kali di tahun 2025.
Setelah keputusan suku bunga BI, data relevan selanjutnya untuk pasar Indonesia adalah Uang Beredar M2 Desember yang akan dirilis pada hari Jumat pukul 03:00 GMT (10:00 WIB).
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,328% pada pagi ini. Ini menyusul kenaikan imbal hasil selama dua hari berturut-turut dan melanjutkan kenaikan dari terendah 2026 di 6,088% yang dicapai pada 6 Januari.
Emas Antam Naik Lebih Lanjut di Atas Rp2.750.000
Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.772.000 hari ini yang juga tertinggi baru sepanjang masa, seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Harganya lebih tinggi Rp67.000 dibandingkan hari kemarin Rp2.705.000 menyusul rekor tertinggi baru harga Emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan sesi Asia hari ini.
XAU/USD lebih jauh naik ke tertinggi baru sepanjang masa $4.844 per troy ons pagi ini di tengah masih ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang akan mengenakan tarif 10% pada barang-barang yang diimpor dari delapan anggota Uni Eropa pada 1 Februari 2026 karena menghalangi upayanya untuk membeli Greenland dan akan menaikkannya menjadi 25% di 1 Juni jika pada saat itu tidak mencapai kesepakatan.
Ke depan, para pedagang Emas akan memerhatikan pernyataan Presiden Trump di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, untuk mencari informasi lebih lanjut terkait perkembangan ancaman tarifnya.
Grafik Harian IHSG
IHSG berada dalam tren naik dalam jangka lebih panjang, seperti yang ditunjukkan oleh posisi indeks yang bergerak di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari sejak pertengahan Juli tahun lalu.
Struktur higher highs dan higher lows yang dibuat dari 5.882,60, terendah 2025, juga menunjukkan hal serupa. Rentetan tertinggi baru sepanjang masa yang ditorehkan indeks sejak awal tahun semakin memperbarui higher high struktur tersebut. Sejauh ini indeks telah membentuk lima higher high dan empat higher low.
Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 66,90 menunjukkan indikator ini mengoreksi dari zona jenuh beli yang dialami sejak 14 Januari 2026. Perlu ditunggu apakah ini hanya koreksi atau awal dari memudarnya momentum bullish.
Jika IHSG menetralkan jenuh beli, indeks bisa menghadapi support di 9.000 (level angka bulat), 8.776,97 (tertinggi 11 Desember 2025, higher high), dan 8.525,10 (terendah 29 Desember 2025, higher low). Sementara jika IHSG tetap naik atau selesai dari koreksi, sasaran tertinggi sepanjang masa berikutnya adalah level-level angka bulat 9.200, 9.250, dan 9.300.
Indikator Ekonomi
Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia
Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Jan 21, 2026 07.30
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: 4.75%
Sebelumnya: 4.75%
Sumber: Bank Indonesia
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.