fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Kesulitan Manfaatkan Gap Bullish di Atas 5.900, Indonesia Resmikan Mandatori Biodiesel B50

  • Kesulitan menindaklanjuti gap pembukaan bullish di atas level 5.900.
  • Pemerintah Indonesia meresmikan Mandatori Biodiesel B50
  • Ketidakpastian kembali muncul dari geopolitik Timur Tengah.

IHSG berada di 5.926,50 yang lebih tinggi 0,24% dari penutupan Kamis pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap atas di 5.936,03 dan merayap naik untuk mencatatkan tertinggi hari 5.949,99 dalam satu jam pertama perdagangan. Namun demikian, indeks kesulitan untuk menindaklanjutinya dan bergerak di bawah level pembukaan di tengah informasi beragam dari dalam dan luar negeri yang memengaruhi sentimen pasar.

Indeks-indeks saham Indonesia menunjukkan kinerja beragam dalam satu jam pertama perdagangan. JII menjadi salah satu indeks yang menonjol karena naik 1,10% didorong oleh BRMS (+4,67%), ARCI (+4,19%), ADRO (+2,18%), dan saham-saham lainnya. Kenaikan tiga saham tersebut murni karena aksi beli investor karena tidak ada aksi korporasi yang melatarbelakangi pergerakannya, meskipun dalam jangka lebih pendek saham-saham ini berada dalam tren sideways.

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan Mandatori Biodiesel B50 pada hari kemarin. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa, "Launching Program Mandatori B50 bukan sekedar peluncuran sebuah kebijakan, melainkan tonggak bersejarah yang menandai langkah nyata Indonesia dalam memperkuat kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan energi nasional," seperti diinformasikan dalam siaran pers Kementerian ESDM. B50 adalah kebijakan bahan bakar biodiesel dengan komposisi 50% minyak nabati dan 50% minyal solar. Program ini membuat Indonesia tidak lagi mengimpor produk solar yang sebelumnya mengimpor 3-4 juta kiloliter per tahun.

Kabar positif di atas tampak diimbangi oleh harga minyak West Texas Intermediate yang mencapai $75,73 per barel dan Brent ke $80,29 per barel pada Rabu lalu di tengah berkobarnya kembali konflik AS-Iran menyusul kabar bahwa Iran menyerang kapal-kapal komersial diikuti serangan udara oleh AS terhadap Iran. Aksi saling serang antara kedua pihak membuat Presiden AS, Donald Trump, menyatakan MoU interim untuk mengakiri perang dengan Iran dinyatakan berakhir. Namun, pejabat AS mengisyaratkan bahwa AS masih berkomitmen pada MoU untuk menemukan resolusi, seperti diinformasikan Times of Israel. Informasi di atas mengangkat ketidakpastian yang meredam selera investor terhadap aset-aset berisiko.

Kalender ekonomi Indonesia kosong sepanjang hari ini dan juga tetap kosong sepanjang minggu depan. Dengan demikian, pasar saham Indonesia akan dipengaruhi secara dominan oleh sentimen dari luar dan aksi-aksi korporasi. Peristiwa terdekat dalam kalender ekonomi adalah keputusan suku bunga Bank Indonesia pada 22 Juli 2026. Keputusan dan konfrensi pers Dewan Gubernur akan diamati untuk melihat tindakan bank sentral setelah menaikkan suku bunga dua kali pada bulan Juni dan penilaian mereka terhadap dampak dari keputusan tersebut.

Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 7,296% yang naik 0,21% basis harian Jumat. Kenaikan tersebut menyusul kenaikan tiga hari berturut-turut sebelumnya, berhasil keluar dari pergerakan sideways yang terbentuk sejak 25 Juni 2026. Level 7,300% menjadi penghalang sisi atas terdekat yang perlu dilewati agar imbal hasil bisa naik lebih jauh.

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Jul 22, 2026 07.30

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: 5.75%

Sumber: Bank Indonesia

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.