IHSG Ditutup Turun 1,89% ke 5.873, IDXBASIC Jadi Beban Utama
|- IHSG melemah 113 poin atau 1,89% ke 5.873 pada penutupan perdagangan Rabu.
- Tekanan terbesar datang dari IDXBASIC, ECONOMIC30, dan IDXPROPERT, sementara IDXHEALTH masih menguat.
- Pasar mencermati pelemahan IKK domestik dan bersikap hati-hati menjelang rilis risalah rapat FOMC.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghentikan reli lima sesi beruntun setelah tertahan di bawah level psikologis 6.000. Indeks ditutup melemah 113 poin atau 1,89% ke 5.873 pada perdagangan Rabu, turun dari posisi sebelumnya di 5.986. Tekanan muncul di tengah melemahnya IKK Juni ke level terendah sejak September 2025, sementara pasar bersikap hati-hati menjelang rilis risalah rapat FOMC. Indeks dibuka hampir datar di 5.984, tetapi tekanan jual berlanjut hingga menyentuh area terendah harian di 5.872.
Pelemahan terutama datang dari IDXBASIC yang turun 4,36% ke 1.468, disusul ECONOMIC30 yang melemah 3,12% ke 80 dan IDXPROPERT yang turun 2,69% ke 730. IDXTECHNO juga terkoreksi 0,68% ke 6.432, sementara SMinfra18 turun 0,51% ke 214. Di sisi lain, IDXHEALTH menjadi salah satu penahan tekanan dengan kenaikan 1,00% ke 1.453.
IKK Turun, tetapi Masih di Zona Optimistis
Pasar mencerna Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni setelah data tersebut turun ke level terendah dalam sembilan bulan. Meski melemah, Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen masih berada di zona optimistis.
IKK tercatat sebesar 117,8, dengan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini sebesar 109,2 dan Indeks Ekspektasi Konsumen sebesar 126,4. Data tersebut menunjukkan keyakinan konsumen masih bertahan di atas level 100, meskipun momentumnya melemah dibandingkan periode sebelumnya. Data penjualan ritel Indonesia untuk Mei yang dirilis Kamis akan menjadi indikator berikutnya untuk melihat ketahanan konsumsi domestik.
Minyak Menguat, Fokus Beralih ke Risalah Rapat FOMC
Harga minyak menguat setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengonfirmasi bahwa nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah telah berakhir. Kabar tersebut kembali menghidupkan kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
WTI Crude Oil kontrak Agustus 2026 naik US$1,80 atau 2,56% ke US$72,24 per barel, sementara Brent Crude Oil kontrak September 2026 menguat US$2,02 atau 2,72% ke US$76,18 per barel.
Pasar juga menunggu risalah rapat FOMC yang dijadwalkan dirilis pada Rabu pukul 18:00 GMT, atau Kamis sekitar pukul 01:00 WIB. Risalah tersebut menjadi perhatian setelah Nonfarm Payrolls (NFP) AS Juni hanya bertambah 57.000 pekerjaan. Di sisi lain, CME FedWatch Tool masih menunjukkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, dengan peluang sebesar 69% untuk September dan 85,4% untuk Desember.
Bursa Asia Beragam, Wall Street Melemah
Bursa Asia bergerak beragam. ASX turun 18 poin atau 0,21% ke 8.785, Nikkei melemah 1.437 poin atau 2,11% ke 66.819, KOSPI terkoreksi 409 poin atau 5,35% ke 7.246, dan Shanghai Composite turun 19 poin atau 0,49% ke 3.970. Sebaliknya, STI menguat 32 poin atau 0,60% ke 5.374, sementara Hang Seng melonjak 702 poin atau 2,99% ke 24.199.
Pada perdagangan semalam, bursa Amerika ditutup cenderung melemah. Dow Jones Industrial Average turun 130,76 poin atau 0,25% ke 52.925,15, S&P 500 melemah 33,58 poin atau 0,45% ke 7.503,85, dan Nasdaq Composite terkoreksi paling dalam dengan penurunan 302,47 poin atau 1,16% ke 25.818,69. NYSE Composite juga turun 58,16 poin atau 0,24% ke 24.016,96. Sebaliknya, S&P/TSX Composite Kanada menguat 60,27 poin atau 0,17% ke 35.272,59.
Untuk perdagangan Kamis, pasar akan mencermati apakah IHSG mampu bertahan di atas area 5.872-5.873 setelah indeks ditutup nyaris di level terendah harian. Area 5.900-6.000 masih menjadi batas atas terdekat, sementara pelemahan lanjutan dapat membawa perhatian pasar kembali ke area 5.600.
Indikator Ekonomi
Risalah Rapat FOMC
FOMC singkatan dari Federal Open Market Committee yang mengatur 8 pertemuan dalam setahun dan ulasan kondisi ekonomi dan keuangan, menentukan sikap yang tepat dalam kebijakan moneter dan menilai risiko terhadap tujuan jangka panjang atas stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. FOMC Minutes yang dirilis oleh Dewan Gubernur Federal Reserve dan panduan yang jelas untuk kebijakan suku bunga AS di masa yang akan datang.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Jul 08, 2026 18.00
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: -
Sebelumnya: -
Sumber: Federal Reserve
Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) biasanya diterbitkan tiga minggu setelah hari keputusan kebijakan. Investor mencari petunjuk mengenai prospek kebijakan dalam publikasi ini di samping pembagian suara. Nada bullish kemungkinan akan memberikan dorongan bagi greenback sementara sikap dovish dipandang sebagai USD-negatif. Perlu dicatat bahwa reaksi pasar terhadap Risalah Rapat FOMC dapat tertunda karena outlet berita tidak memiliki akses ke publikasi sebelum rilis, tidak seperti Pernyataan Kebijakan FOMC.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.