fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Ditutup Turun 0,12% ke 6.343, Sektor Energi Batasi Tekanan Bursa Asia

  • IHSG berbalik turun 0,12% ke 6.343 setelah penguatan pada awal perdagangan gagal dipertahankan.
  • Pelemahan saham perbankan dan sektor properti menekan indeks, sementara sektor energi membatasi koreksi.
  • Sentimen Asia memburuk akibat kejatuhan KOSPI, ketika investor menunggu laporan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik turun 0,12% atau 7,43 poin ke 6.343 pada perdagangan Kamis setelah kenaikan pada awal sesi tidak bertahan. Pelemahan saham perbankan dan sektor properti menekan indeks, sementara penguatan sektor energi, termasuk PTRO, membatasi koreksi. IHSG dibuka dengan gap naik di 6.379 dan sempat mencapai 6.388, tetapi kemudian turun hingga 6.324.

Tekanan bursa Asia, terutama kejatuhan KOSPI akibat aksi jual saham teknologi dan semikonduktor, mengimbangi sentimen positif dari pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II yang melampaui prakiraan. Wall Street sebelumnya juga ditutup bervariasi, sementara pelaku pasar menunggu laporan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat.

Sektor Energi Batasi Pelemahan IHSG

Sektor energi memimpin penguatan sebesar 1,43%, disusul industri yang naik 0,86% dan transportasi 0,59%. Sebaliknya, properti mencatat penurunan terdalam sebesar 0,70%. Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,68%, sedangkan indeks saham BUMN berkapitalisasi menengah turun 0,60%.

PTRO melonjak 7,9% ke 5.125 dan menjadi salah satu saham energi yang menguat. Namun, pergerakan sektor tersebut tidak seragam karena AKRA turun 1,0% ke 1.430, sedangkan BUMI stagnan di 179. Dari kelompok perbankan, BBCA turun 1,6% ke 6.350 dan menjadi salah satu penekan IHSG. BJBR melemah 0,6% ke 785, sementara PNBN terkoreksi 0,5% ke 910. Sepanjang perdagangan, volume transaksi mencapai 53,51 miliar saham dengan nilai Rp18,16 triliun dan frekuensi sebanyak 2,66 juta kali.

Data yang dirilis Rabu menunjukkan perekonomian Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada kuartal II 2026, lebih tinggi daripada prakiraan 5,10%. Angka tersebut masih memberikan latar domestik yang positif pada perdagangan Kamis, tetapi pengaruhnya terbatas ketika tekanan pada saham bank dan bursa Asia meningkat.

Kejatuhan KOSPI Membebani Sentimen Asia

Bursa Asia bergerak bervariasi, tetapi tekanan terbesar datang dari Korea Selatan. KOSPI anjlok 4,58% setelah SK Hynix merosot 10,4% dan Samsung Electronics turun 6,3% di tengah aksi jual saham teknologi dan semikonduktor. Hang Seng turun 1,49% dan Nikkei 225 melemah 0,93%, sedangkan Straits Times naik 1,03%, Shanghai Composite menguat 0,57%, dan ASX bertambah 0,47%.

Wall Street juga sebelumnya ditutup tidak seragam. Dow Jones naik 0,49% pada perdagangan Rabu, tetapi S&P 500 turun 0,17% dan Nasdaq Composite melemah 0,83% akibat tekanan pada saham teknologi. Pelaku pasar selanjutnya menunggu Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada Jumat, yang diprakirakan menunjukkan penambahan 80.000 pekerjaan pada Juli dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,2%. Data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan prospek kebijakan Federal Reserve.

IHSG Masih Bertahan dalam Ascending Triangle

Secara teknis, IHSG kehilangan sebagian momentum setelah gap naik ke 6.379 gagal dipertahankan. Candle bearish menunjukkan tekanan jual masih muncul ketika indeks mendekati resistance 6.400 . Meski demikian, IHSG masih ditutup di atas garis tren naik yang menjadi batas bawah ascending triangle, sehingga struktur pemulihannya tetap terjaga.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari turun tipis dari 61,66 menjadi 61,09, tetapi masih berada di atas level netral 50 dan belum memasuki area jenuh beli. Resistance terdekat berada di level psikologis 6.400. Penutupan di atas level tersebut dapat membuka peluang pengujian batas atas ascending triangle di sekitar 6.486. Support awal berada di 6.324–6.300 (terendah hari ini dan level psikologis), disusul 6.238–6.200 (terendah 4 Agustus dan level psikologis).

Grafik Harian IHSG

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.