IHSG Dibuka dengan Gap Bawah di 7.374 saat Minyak WTI di Atas $100, Menantikan Data Keyakinan Konsumen
|- IHSG memulai pekan perdagangan baru dengan gap bearish.
- Kenaikan minyak WTI di atas $100 timbulkan kekhawatiran inflasi.
- Keyakikan Konsumen Indonesia menjadi data penting hari ini.
- Emas Antam terus turun namun pertahankan level Rp3.000.000.
IHSG berada di 7.272,61 yang lebih rendah 4,13% dibandingkan penutupan pekan lalu pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap bawah di 7.374,31 dan melanjutkan penurunan ke terendah hari 7.156,68 dalam satu jam pertama perdagangan. Perang AS-Iran tetap menjadi penggerak pasar yang mengakibatkan lonjakan harga minyak WTI di atas $100 pada pagi ini. Kenaikan tersebut bisa memicu kekhawatiran inflasi secara global dan memengaruhi selera investor pada aset-aset yang lebih berisiko.
Indeks-indeks saham Indonesia merah di perdagangan sesi pertama. JII (-5,60%) menjadi salah satu indeks yang mengalami penurunan terbesar sejauh ini, yang ditekan oleh MDKA (-11,49%), BRMS (-10,00%), MBMA (-9,09%), BRPT (-8,36%), dan lainnya. Pada dasarnya hampir semua emiten di indeks ini merah kecuali MEDC yang lebih tinggi 2,25% dari penutupan pekan lalu di balik dorongan dari kenaikan harga minyak mentah, meskipun belum ada tindak lanjut.
Perang AS dengan Iran yang memasuki minggu kedua tetap menjadi perhatian pasar global saat ini. Berita terbarunya adalah Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Beliau merupakan anak dari pemimpin tertinggi sebelumnya,Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal akibat serangan AS-Israel, seperti dilaporkan CNBC.
Konflik ini membuat Iran menutup Selat Hormuz pekan lalu, yang dilintasi 20% pasokan minyak global dan membuat harga minyak dunia merayap naik. Kenaikan tersebut berlanjut di perdagangan sesi Asia hari ini, West Texas Intermediate (WTI) menembus $100 untuk mencapai tertinggi $107,30. Lonjakan harga ini menimbulkan kekhawatiran inflasi secara global dan membuat para investor mengalihkan dananya dari aset-aset yang lebih berisiko ke aset-aset yang dinilai lebih ramah terhadap sentimen risk-off seperti USD.
Menanggapi konflik di Timur Tengah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengklaim pasokan BBM aman selama Maret-April dan melakukan diversifikasi negara-negara pemasok minyak untuk menghindari gangguan yang berasal dari Selat Hormuz.
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, tetap berkomitmen mendorong perdamaian di Timur Tengah dan kesediaan untuk menjadi mediator di antara pihak-pihak terkait, seperti disampaikan pada acara silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam selama pekan lalu.
Presiden Prabowo juga melakukan sejumlah rapat dengan beberapa Menteri pada hari Minggu kemarin yang di antaranya membahas perkembangan geopolitik internasional terutama di kawasan Timur Tengah, seperti diinfomasikan dalam situs Presiden RI. Namun, sejauh ini belum ada informasi mengenai perincian tindakan terbaru yang mungkin akan dilakukan untuk menghadapi perkembangan tersebut.
Data ekonomi terdekat untuk Indonesia adalah Keyakinan Konsumen Februari 2026 yang akan dirilis Bank Indonesia pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB). Data penting berikutnya adalah Penjualan Ritel pada Selasa besok dan sekaligus menjadi rilis data penting terakhir untuk minggu ini.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,588% yang tidak berubah sejak hari Jumat lalu. Aksi ini menyusul kenaikan imbal hasil yang mencatatkan tertinggi baru 2026 di 6,636% pada pertengahan pekan lalu. Secara teknis, imbal hasil ini berada dalam tren naik yang berasal dari terendah 2025 di 5,924%.
Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp3.004.000 hari ini yang lebih rendah Rp20.000 dibandingkan harga Jumat lalu, seperti dicantumkan dalam situs Logam Mulia. Penurunan ini mengekor harga Emas dunia (XAU/USD) yang turun 1,81% untuk diperdagangkan di $5.076 per troy ons pada saat berita ini ditulis di perdagangan sesi Asia.
Biasanya harga Emas meningkat karena permintaan safe haven di lingkungan risk-off. Namun, pada investor tampak memilih safe haven lainnya seperti Dolar AS karena kenaikan harga minyak memicu prakiraan bank sentral AS menunda penurunan suku bunga. Tidak ada data penting dari AS yang bisa menggerakkan harga Emas pada hari ini. Sehingga, penggerak untuk Emas dan pasar global secara keseluruhan adalah perkembangan di Timur Tengah, terutama respon Presiden AS, Donald Trump, atas penunjukkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran.
Indikator Ekonomi
Keyakinan Konsumen
Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia mencerminkan perubahan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Laporan tersebut mencakup Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) untuk menggambarkan gambaran akurat terkait sentimen konsumen di negara ini.
Baca lebih lanjutInformasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.