fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Berupaya Pertahankan 8.300, Belum Menunjukkan Pergerakan Signifikan Menuju Akhir Bulan

  • IHSG kesulitan untuk memanfaatkan pembukaan gap atas.
  • Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II bin Al Hussein.
  • Emas Antam tetap di atas Rp3.000.000, amati perundingan AS-Iran.

IHSG merayap di 8.302,47 yang lebih rendah 0,24% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan gap atas di 8.351,36 namun kesulitan untuk memanfaatkannya karena indeks berbalik arah untuk mencatatkan terendah hari 8.289,79 dalam satu jam pertama. Indeks berusaha mempertahankan diri di atas 8.300 di tengah kosongnya kalender ekonomi penggerak pasar sampai bulan berakhir.

Indeks-indeks saham Indonesia merah di pagi Kamis ini. INFOBANK15 (-0,05%) menjadi salah satu indeks dengan penurunan terkecil sejauh sesi pertama, yang ditekan oleh BANK (-1,87%), BRIS (-0,84%), BBRI (-0,76%), PNBN (-0,45%), BTPS (-0,43%) dll. Meskipun penurunan itu diredam oleh BBTN +(1,08%), BMRI (+0,94%), dan BDMN (+0,71%).

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, mengunjungi Yordania untuk bertemu dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II bin Al Hussein pada hari Rabu. Pemerintah berharap pertemuan kedua pemimpin negara dapat mempertegas kerja sama terutama dalam pendidikan, pertahanan, dan pertanian, seperti diinformasikan dalam situs Presiden RI.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyambut President and Chair of the Board of Directors of Asian Instrastrukture Invesment Bank (AIIB), Zou Jiayi. Pertemuan keduanya merupakan komitmen untuk menguatkan kolaborasi serta mencari peluang kerja sama, dilansir melalui media sosial resmi Menteri Keuangan.

Di tengah kosongnya kalender ekonomi Indonesia, perhatian pasar akan teralih ke pekan depan. Di hari perdagangan pertama bulan baru, akan ada rilis Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia bulan Februari 2026 pada pukul 00:30 GMT (07:30 WIB) diikuti oleh data Neraca Perdagangan dan Inflasi pada pukul 04:00 GMT (11:00 WIB).

Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,410% menyusul penurunan tiga hari berturut-turut sebelumnya. Imbal hasil ini tampak bergerak sideways setelah meraih tertinggi baru 2026 di 6,464% pada 9 Februari 2026. Mode sideways akan terkonfirmasi jika imbal hasil tidak turun lebih jauh dari level-level saat ini.

Emas 1 gram Antam dijual di harga 3.039.000 yang lebih tinggi Rp16.000 dari harga kemarin, menurut situs Logam Mulia. Emas Antam mencoba memulihkan penurunan hari sebelumnya saat harga Emas dunia juga rebound dari $5.093 per troy ons, terendah Selasa, untuk ditutup naik 0,41% di $5.164 setelah sempat meraih tertingg hari di $5.217pada hari kemarin.

Data Klaim Tunjangan Pengangguran dan Aktivitas Manufaktur The Fed Kansas AS akan diamati untuk mendorong pergerakan Emas. Namun demikian, para pedagang Emas akan memantau perundingan nuklir antara AS dan Iran. Perkembangan apa pun dalam perundingan ini berpotensi menjadi penggerak bagi aset-aset safe haven seperti Emas.

Grafik Harian IHSG

Grafik harian IHSG, 26 Februari 2026

Kinerja tidak mengesankan IHSG kemarin semakin mengukuhkan tren sideways dalam jangka pendek, ditutup di dekat level pembukaan. Sebuah perilaku yang terjadi sejak pertengahan Februari. Namun dalam jangka yang lebih panjang, tren indeks masih bullish karena bergerak di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari, saat ini di 7.928,8.

Aksi tersebut mengakibatkan Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 46,51 yang mengindikasikan bahwa momentumnya bearish-ke-netral. Indikator ini masih stagnan sejak keluar dari zona jenuh jual.

Tugas pertama yang harus dilakukan adalah menembus dengan tegas 8.437,08, tertinggi Februari 2026 untuk keluar dari pergerakan sideways untuk kemudian mengincar 8.596,17 (tertinggi 28 Januari 2026), 8.980,23 (penutupan 27 Januari 2026), dan 9.000 (level angka bulat).

Sementara di sisi bawah, SMA 200-hari menjadi support dinamis yang signifikan mengingat perannya dalam menahan penurunan besar selama akhir Januari – awal Februari 2026. Di luar itu, support yang bisa menahan penurunan muncul di 7.712,34 (terendah 3 Februari 2026) dan 7.481,98 (terendah 2026 yang dicapai pada 29 Januari).

Indikator Ekonomi

PMI Manufaktur S&P Global

Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dirilis oleh S&P Global menangkap kondisi bisnis di sektor manufaktur. PMI manufaktur merupakan indikator penting dari kondisi bisnis dan kondisi perekonomian secara keseluruhan di Indonesia. Hasil di atas 50 merupakan sinyal bullish bagi Rupiah, sedangkan hasil di bawah 50 dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sen Mar 02, 2026 00.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: -

Sebelumnya: 52.6

Sumber: S&P Global

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.