fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Bertahan di Atas 8.270, Jeda Sejenak Setelah Naik Tiga Hari Berturut-turut

  • IHSG merah di sesi pertama pasca kenaikan beruntun dari awal minggu
  • Menko Airlangga memprakirakan realisasi anggaran hingga Rp60 triliun untuk program MBG di Kuartal 1.
  • Tidak ada rilis data dari Indonesia jelang libur Imlek minggu depan.
  • Emas Antam tidak menunjukkan perubahan harga pada hari ini.

IHSG berada di 8.270,77 yang lebih rendah 0,24% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap atas kecil di 8.317,24 dan naik ke tertinggi hari 8.334,02 dalam satu jam pertama perdagangan. Namun demikian, indeks kesulitan untuk menindaklanjuti kenaikan dan malah berbalik arah ke terendah hari 8.258,97. Penurunan ringan ini terjadi menyusul kenaikan tiga hari berturut-turut sebelumnya dari sekitar SMA 200-hari di tengah absennya rilis data ekonomi dari Indonesia.

Indeks-indeks saham Indonesia menunjukkan kinerja beragam sejauh hari ini. LQ45 turun 0,31% setelah ditutup positif untuk tiga hari berturut-turut. Penurunan indeks ini diredam oleh INCO (+5,47%), MDKA (+2,22%), UNVR (+2,21), MBMA (+2,05%) dll.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto, memberikan laporan perkembangan pelaksanaan paket stimulus ekonomi kuartal pertama 2026 kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Rabu lalu. Menko Airlangga menyampaikan realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kuartal pertama diprakirakan mencapai Rp60 triliun yang diharapkan mendorong stimulasi ekonomi, seperti dilansir dari situs Kementerian Sekretariat Negara.

Menko juga melaporkan terkait Paket Stimulus Ekonomi I-2026 untuk diskon transportasi untuk menghadapi Ramadan dan Idul Fitri yang total anggarannya sebesar Rp911,6 miliar. Pemerintah juga akan memberikan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat atau desil 1-4.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Bahlil Lahadalia, bertemu Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Amar Haji Fadillah Bin Haji Yusof, di Jakarta. Diinformasikan dalam media sosial Menteri Bahlil bahwa mereka membahas kerja sama energi dan peluang investasi stategis, terutama di bidang energi.

Tidak akan ada rilis data Indonesia sampai akhir pekan. Namun, para investor bisa mulai bersiap menghadapi keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada Kamis pekan depan. Dalam peristiwa tersebut, bank sentral diprakirakan mempertahankan BI-Rate, suku bunga Deposit Facility, dan suku bunga Lending Facility di masing-masing 4,75%, 3,75%, dan 5,50% sama seperti pertemuan bulan sebelumnya. Meskipun BI dalam siaran pers Januari 2026 terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut dengan prakiraan inflasi 2026-2027 terkendali dalam sasaran 2,5±1%

Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,436% setelah imbal hasil ini tidak berubah di level ini selama hari kemarin. Ini menyusul kenaikan imbal hasil dari terendah 2026 di 6,088% hingga tertinggi 2026 di 6,464% yang dicapai pada 9 Februari.

Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.947.000 yang tidak berubah dari hari sebelumnya, diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Emas Antam tampak tidak terpengaruh oleh kenaikan 1,18% dalam basis harian harga Emas dunia (XAU/USD) untuk ditutup di $5.084 per troy ons pada hari kemarin. Meskipun menunjukkan perubahan yang lebih ringan dibandingkan hari-hari sebelumnya, harga Emas mengalami volatilitas.

Volatilitas harga Emas terjadi menyusul rilis data Nonfarm Payrolls AS Januari yang menunjukkan penambahan 130 ribu lapangan kerja yang jelas lebih tinggi dari prakiraan 70 ribu dan Tingkat Pengangguran AS di bulan turun menjadi 4,3% dari 4,4% di bulan sebelumnya. Namun, hasil positif ini diredam oleh revisi untuk tahun 2025 yang menunjukkan penambahan bulanan rata-rata sebesar 15 ribu dari 49 ribu yang dilaporkan sebelumnya.

Ke depan, data ketenagakerjaan lainnya dari AS seperti Klaim Tunjangan Pengangguran dan data Perumahan AS yang akan dirilis pada perdagangan sesi Amerika Utara akan menjadi perhatian para pedagang jelang data penting Indeks Harga Konsumen Januari AS pada hari Jumat yang bisa digunakan untuk mencari petunjuk arah kebijakan bank sentral AS ke depan.

Grafik Harian IHSG

Grafik harian IHSG, 12 Februari 2026

Tren teknis IHSG masih bullish karena berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Meskipun sempat terjadi penurunan besar pada akhir bulan lalu ke 7.481,98, indeks berupaya untuk bangkit kembali. Jalan masih panjang sebelum indeks menutup gap dan kembali ke level-level 9.000. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 43,65 mengindikasikan momentumnya masih bearish meskipun semakin dekat dengan level netral 50.

Penyusutan momentum bearish lebih lanjut akan mengarahkan IHSG untuk mengincar penghalang sisi atas terdekat di 8.596,17 (tertinggi 28 Januari 2026), 8.980,23 (penutupan 27 Januari 2026), dan 9.000 (level angka bulat). Sementara di sisi bawah, penurunan bisa ditopang oleh support teknis di 7.861,09 (SMA 200-hari), 7.712,34 (terendah 3 Februari 2026), dan 7.481,98 (terendah 2026 yang dicapai pada 29 Januari).

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Feb 19, 2026 07.30

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: 4.75%

Sumber: Bank Indonesia

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.