fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Bergerak Datar Jelang Keputusan BI, Pasar Waspadai Tekanan Global dan Isu Dagang AS

  • IHSG ditutup datar di 9.134, naik tipis 0,01%, jelang keputusan Bank Indonesia.
  • Sektor komoditas dan siklikal menguat, sementara LQ45 dan saham berkapitalisasi besar tertekan.
  • Sentimen global rapuh akibat isu dagang AS–Eropa dan pelemahan kontrak berjangka saham AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa dengan pergerakan nyaris datar, naik tipis 0,01% ke level 9.134, setelah bergerak di rentang 9.120-9.174. Sejak pembukaan di 9.156, laju indeks cenderung tertahan seiring pasar menahan langkah di tengah tekanan eksternal dan agenda kebijakan yang akan datang.

Dari sisi sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh saham-saham berbasis komoditas dan siklikal. IDXBASIC melonjak 2,49% ke 2.389, disusul IDXCYCLIC yang naik 2,08% ke 1.466, serta indeks DBX yang menguat 2,76% ke 4.503. Sebaliknya, tekanan terlihat pada saham berkapitalisasi besar, tercermin dari LQ45 yang turun 0,98% ke 884, JII melemah 1,21% ke 614, dan I-GRADE terkoreksi 1,53% ke 232.

Pasar Tahan Langkah Jelang Keputusan BI, Suku Bunga Diprakirakan Tetap demi Stabilisasi Rupiah

Sementara itu sentimen pasar masih dibayangi kehati-hatian menjelang keputusan Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Rabu (21 Januari). Konsensus pasar, termasuk hasil survei Reuters, memprakirakan BI akan kembali menahan BI-Rate di level 4,75%, dengan suku bunga deposit facility 3,75% dan lending facility 5,50%. Fokus kebijakan dinilai bergeser ke stabilisasi rupiah, di tengah tekanan arus keluar dana asing dari pasar obligasi dan kehati-hatian investor terhadap posisi fiskal, meski pemerintah menegaskan fundamental ekonomi tetap terjaga.

Pasar Global Bergerak Defensif, Isu Dagang AS-Eropa dan Arah The Fed Tekan Sentimen Risiko

Di sisi global, pasar bergerak defensif di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdagangan. Indeks dolar AS (DXY) melemah tipis di sekitar 98,47, sementara ketidakpastian terkait isu AS-Greenland dan potensi eskalasi perang dagang dengan Uni Eropa terus menekan sentimen risiko. Presiden AS Donald Trump menyatakan akan membahas isu Greenland dalam forum Davos, sekaligus menegaskan rencana pemberlakuan tarif 10% atas sejumlah barang impor dari beberapa negara Eropa dan Inggris mulai 1 Februari, serta mengancam tarif hingga 200% terhadap produk anggur dan sampanye Prancis.

Ketegangan tersebut tercermin di pasar global, dengan kontrak berjangka saham AS melemah tajam pada sesi Eropa. Dow Jones futures turun 1,25%, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing terkoreksi 1,34% dan 1,56%. Tekanan pasar diperkuat oleh bergesernya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed ke Juni, di tengah sikap bank sentral AS yang masih berhati-hati.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan di forum WEF Davos bahwa ancaman tarif AS terhadap Eropa terkait Greenland bersifat kasus khusus dan berbeda dari kesepakatan dagang lainnya. Ia tetap optimistis terhadap prospek ekonomi AS tahun ini, dengan pertumbuhan PDB riil diperkirakan 4%-5%, serta menyebut pengumuman Ketua The Fed berpotensi dilakukan secepatnya minggu depan.

Ke depan, pelaku pasar global dan domestik akan mencermati rangkaian data ekonomi AS, termasuk PCE, PDB, PMI, serta laporan kinerja emiten besar, sebagai penentu arah kebijakan moneter dan selera risiko dalam jangka pendek.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.