fxs_header_sponsor_anchor

IHSG Berakhir Melemah Tipis ke 6.518, Naik 0,38% Sepekan, Bank Menahan Tekanan

  • IHSG turun 0,06% ke 6.518 pada Jumat setelah sempat menanjak hingga 6.566, tetapi masih mencatatkan kenaikan 0,38% sepanjang pekan.
  • Saham bank menjadi penahan utama, dengan BBNI +1,9%, BBRI +1,3%, dan BBCA +1,2%, sementara sektor industri dan teknologi melemah.
  • Wall Street mendapat dorongan besar dari Nvidia, tetapi reli AS memiliki cakupan sempit; fokus tertuju pada pidato Ketua The Fed Kevin Warsh, situasi domestik, dan rebalancing MSCI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan perdagangan dengan turun tipis 0,06% atau 3 poin ke 6.518 pada Jumat, setelah sempat menguat hingga 6.566 sebelum berbalik turun ke 6.495. Saham perbankan membantu menahan tekanan, sementara sektor industri dan teknologi melemah di tengah sentimen global yang beragam setelah reli Wall Street yang dipimpin Nvidia tidak berlangsung luas. IHSG tetap membukukan kenaikan 0,38% sepanjang pekan, ketika pasar juga mencermati perkembangan domestik setelah penetapan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI, situasi Jakarta pascademonstrasi, serta rebalancing MSCI pada awal pekan depan.

Saham Bank Menahan Tekanan IHSG

Kelompok perbankan menjadi salah satu penopang utama pasar. PRIMBANK10 naik 1,18% ke 158, INFOBANK15 menguat 1,15% ke 862, dan IDXFINANCE bertambah 0,67% ke 1.368. Di antara saham bank besar, BBNI memimpin dengan kenaikan 1,9% ke Rp3.780, BBRI naik 1,3% ke Rp3.190, sedangkan BBCA menguat 1,2% ke Rp6.475. Sebaliknya, IDXINDUST turun 1,42% ke 1.584, SMinfra18 melemah 0,86% ke 237, dan JII turun 0,81% ke 393.

Tekanan juga terlihat pada saham teknologi. IDXTECHNO turun 0,58% ke 6.847, setelah sempat mencapai 6.912 dan kemudian turun hingga 6.841. Pergerakan ini menunjukkan bahwa lonjakan saham teknologi global setelah laporan Nvidia tidak sepenuhnya menular ke Bursa Indonesia. Sebaliknya, kekuatan IHSG hari ini lebih banyak datang dari perbankan, tetapi belum cukup untuk mempertahankan indeks di zona positif hingga penutupan.

Reli Nvidia Menutupi Pelemahan Pasar yang Lebih Luas

Wall Street sebenarnya memberikan latar belakang positif setelah Nasdaq melonjak 1,57%, S&P 500 naik 0,72%, dan Dow Jones bertambah 0,20% pada Kamis. Nvidia melonjak sekitar 8,7% setelah memberikan proyeksi pendapatan yang kuat, sementara sektor teknologi informasi S&P 500 melesat 3,4%. Namun, Deutsche Bank mencatat reli tersebut memiliki cakupan yang relatif sempit: lebih dari dua pertiga saham dalam S&P 500 justru melemah, seluruh sektor utama selain teknologi informasi turun, dan S&P 500 berbobot sama kehilangan 0,29%.

Mayoritas bursa utama Asia juga berakhir lebih tinggi pada Jumat, meski arah perdagangan tidak seragam. ASX naik 0,60%, Nikkei +0,41%, STI +0,28%, dan Hang Seng +0,07%, sedangkan KOSPI turun tajam 1,79% dan Shanghai Composite melemah 0,11%.

Dari komoditas, WTI turun 0,61% ke US$83,02 per barel dan Brent melemah 0,40% ke US$89,34. Harga minyak yang lebih rendah menjadi perkembangan yang relatif positif bagi Indonesia sebagai pengimpor energi, sementara Rupiah menguat ke Rp17.685 per Dolar AS menjelang akhir pekan.

Destry, Kondisi Jakarta, dan MSCI Menjadi Fokus

Dari dalam negeri, pasar juga mencerna keputusan Komisi XI DPR yang menyetujui dan menetapkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031, bersama Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur. Di sisi lain, sentimen domestik mendapat tambahan perhatian setelah aksi demonstrasi Kamis berlanjut dengan kericuhan pada malam hari, yang mengganggu sejumlah layanan transportasi dan ruas jalan Jakarta pada Jumat. Perkembangan ini menjadi salah satu faktor yang dipantau pelaku pasar di tengah pergerakan IHSG yang berbalik melemah setelah sempat menguat pada awal perdagangan.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS, serta rebalancing MSCI pada awal pekan depan. Dalam August 2026 Index Review, GOTO dan CPIN dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara CPIN berpindah ke Global Small Cap Index. Perubahan tersebut akan diterapkan setelah penutupan perdagangan 31 Agustus, sehingga potensi penyesuaian portofolio dan volatilitas pada saham-saham terkait dapat menjadi salah satu fokus pasar pada Senin.

Indikator Ekonomi

Pidato Ketua The Fed Warsh

Kevin Warsh menjabat sebagai ketua Dewan Gubernur Federal Reserve pada Mei 2026, untuk masa jabatan empat tahun yang berakhir pada tahun 2030. Masa jabatannya sebagai anggota Dewan Gubernur akan berakhir pada Mei 2040. Warsh, lahir di Albany (New York) pada 13 April 1970, adalah seorang ahli keuangan dan pengacara Amerika yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur The Fed dari tahun 2006 hingga 2011 dan sangat terlibat dalam respons bank sentral terhadap krisis keuangan.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Jum Agu 28, 2026 14.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: -

Sumber: Federal Reserve

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.