Harga Perak Pulih Menjelang Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed, Konferensi Pers Warsh
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- Perak naik 1,32% pada hari Rabu karena para investor menyesuaikan posisi mereka menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed.
- Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin secara luas diprakirakan di tengah tekanan inflasi yang persisten.
- Perhatian beralih ke pernyataan kebijakan moneter dan konferensi pers Kevin Warsh.
Harga Perak (XAG/USD) rebound pada hari Rabu dan diperdagangkan di sekitar US$64,00 per ons Troy pada saat berita ini ditulis, naik 1,32% pada hari ini. Logam abu-abu ini memulihkan sebagian dari kerugian terbarunya karena para investor menyesuaikan posisi menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang sangat dinantikan, yang dijadwalkan pada 18:00 GMT (01:00 WIB).
Pasar secara luas memprakirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp), yang akan membawa kisaran target federal funds ke 3,75%-4,00%. Langkah seperti itu akan menandai kenaikan suku bunga pertama oleh bank sentral AS sejak Juli 2023.
Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat telah menguat di tengah tekanan inflasi yang persisten di Amerika Serikat (AS), sebagian dipicu oleh guncangan harga energi yang berasal dari konflik di Timur Tengah. Pada saat yang sama, ketahanan ekonomi AS memberi The Fed lebih banyak ruang untuk mengatasi inflasi. Penjualan Ritel AS naik 1,2% MoM pada bulan Agustus, melampaui ekspektasi kenaikan 0,8% dan rebound dari kontraksi 0,5% pada bulan Juli.
Dengan kenaikan suku bunga yang sudah sebagian besar diperhitungkan, reaksi Perak kemungkinan besar terutama akan bergantung pada pesan yang menyertai keputusan tersebut. Para investor akan memantau dengan seksama pernyataan kebijakan moneter, proyeksi ekonomi terbaru The Fed, dan konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh, yang dijadwalkan pada pukul 18:30 GMT (01:30 WIB).
Pasar akan sangat fokus pada apakah para pengambil kebijakan memberi sinyal bahwa siklus pengetatan dapat berlanjut. Menurut CME FedWatch Tool, para investor melihat probabilitas hampir 79% bahwa The Fed akan memberikan setidaknya dua kali kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.
Prospek suku bunga tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama merupakan hambatan bagi Perak, yang tidak menawarkan imbal hasil apa pun. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung mendukung imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam mulia. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun acuan diperdagangkan di sekitar 5,00% setelah mencapai 5,04% pada hari Selasa, level tertingginya sejak 2007.
Dolar AS (USD) juga tetap menguat menjelang keputusan The Fed, yang berpotensi membatasi kenaikan Perak. Dolar AS yang lebih kuat umumnya membuat logam berdenominasi USD menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Dengan latar belakang ini, arah Perak bisa lebih bergantung pada panduan The Fed mengenai langkah ke depan daripada pada kenaikan suku bunga yang secara luas diprakirakan itu sendiri. Sinyal yang mengarah pada kenaikan suku bunga lebih lanjut dapat mendukung imbal hasil obligasi Pemerintah AS dan Dolar AS, sehingga menekan logam abu-abu tersebut. Sebaliknya, tidak adanya komitmen yang jelas terhadap pengetatan tambahan dapat memungkinkan Perak melanjutkan rebound-nya.
Analisis Teknis XAG/USD
Pada grafik satu jam, XAG/USD diperdagangkan di $64,46. Pasangan mata uang ini bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 100-jam di $63,88 sementara masih diperdagangkan di bawah SMA 200-jam di $65,18, menjaga bias intraday netral hingga sedikit konstruktif karena harga berkonsolidasi di antara filter tren ini. Relative Strength Index (14) di dekat 57 mengisyaratkan momentum yang sedikit positif, menunjukkan bahwa para pembeli masih memiliki keunggulan tipis selama logam ini tetap didukung di atas level-level dasar terdekat.
Pada sisi bawah, support awal muncul di $64,30, di depan dasar horizontal yang lebih rendah di $63,95 dan SMA 100-jam yang berkumpul sedikit di bawahnya di $63,88, tempat minat beli saat turun dapat muncul kembali. Pada sisi atas, resistance terdekat sejajar di $64,95, dengan SMA 200-jam di $65,18 dan penghalang horizontal yang lebih tinggi di $65,40 membentuk zona pasokan padat yang harus ditembus XAG/USD untuk memperpanjang pemulihan apa pun menuju level yang lebih tinggi.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.