fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Emas Lanjutkan Pelemahan ke Minggu Keempat Berturut-turut: Apakah Permintaan Safe-Haven Akhirnya Mulai Retak

Emas telah turun selama tiga minggu berturut-turut, jatuh ke level terendah sejak pertengahan Juni karena penguatan Dolar AS dan ekspektasi Federal Reserve yang hawkish mengikis daya tarik logam ini. Para ahli strategi ING dan analis RoboForex sama-sama menyoroti bahwa suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama kini menjadi hambatan utama, dengan Goldman Sachs juga memangkas target harga akhir tahun sebagai tanda bahwa sentimen institusional menjadi lebih berhati-hati.

Grafik harian Emas. Sumber: FXStreet.

ING Memperingatkan Bahwa Suku Bunga Lebih Tinggi untuk Waktu Lebih Lama Mengalahkan Dukungan Geopolitik

Para ahli strategi ING mengakui bahwa meskipun ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi, dimulainya kembali aliran energi melalui Selat Hormuz telah meredakan kekhawatiran pasokan dan melemahkan salah satu pilar utama dukungan Emas.

Bahkan saat kekhawatiran terhadap inflasi mereda, biaya peluang yang meningkat untuk memegang aset yang tidak berimbal hasil masih membebani logam mulia ini.

Komentar hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Goldman Sachs Memangkas Prakiraan Akhir Tahun Menjadi $4.900

Menurut analisis dari RoboForex, Goldman Sachs telah merevisi turun prospeknya untuk logam mulia ini, menambah tekanan jual pada pasar yang sudah rapuh.

Penurunan ini menandakan bahwa bahkan suara institusional yang secara historis bullish menyerah pada realitas suku bunga AS yang tetap tinggi dan Dolar AS yang tangguh.

Faktor negatif lain bagi pasar emas adalah keputusan Goldman Sachs untuk menurunkan prakiraan akhir tahun logam ini dari 5.400 menjadi 4.900 USD per ons. Hal ini menambah tekanan pada harga.

Prospek Jangka Pendek yang Bearish

Secara keseluruhan, prospek dari ING dan RoboForex, yang mengutip Goldman Sachs, menggambarkan gambaran bearish secara luas untuk Emas dalam jangka pendek. Kedua sumber sepakat bahwa kebijakan The Fed dan ekspektasi suku bunga adalah penggerak utama yang menekan logam ini, meskipun risiko geopolitik yang mendasari terus menawarkan terendah. Dengan pasar yang sudah memperhitungkan kemungkinan signifikan pengetatan lebih lanjut dan prakiraan institusional yang direvisi turun, Emas tampak rentan terhadap penurunan tambahan kecuali sikap The Fed berubah secara berarti.

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.