Forint Hungaria: Forint Didukung oleh Kemungkinan Jeda MNB – Commerzbank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliTatha Ghose dari Commerzbank menyoroti reli tajam Forint setelah laporan Bloomberg menyebutkan bahwa National Bank of Hungary mungkin akan menghentikan penurunan suku bunga pada 22 September dan mempertimbangkan untuk menurunkan target inflasinya. Meski belum terkonfirmasi, hal ini sejalan dengan pesan Agustus bank tersebut yang kurang dovish. Ghose berpendapat bahwa jeda dan target yang lebih rendah akan mendukung HUF dengan mengatasi risiko inflasi dan meredakan kekhawatiran atas pelonggaran yang berlanjut.
Ekspektasi Jeda Menopang Forint
"Forint memang melonjak tajam setelah laporan Bloomberg mengutip sumber National Bank (MNB) yang tidak disebutkan namanya untuk menyiratkan bahwa bank sentral sedang bersiap menghentikan siklus penurunan suku bunganya pada pertemuan 22 September, sambil juga kemungkinan menurunkan target inflasinya dari 3,0% menjadi 2,5%."
"Namun demikian, arah tersebut akan konsisten dengan pesan yang kurang dovish yang sudah disampaikan MNB pada pertemuan Agustus: setelah memangkas suku bunga acuan sebesar 25bp menjadi 5,50%, MNB tidak berkomitmen sebelumnya untuk pelonggaran lebih lanjut dan justru mengatakan bahwa jalur suku bunga ke depan akan diputuskan pada September berdasarkan prakiraan terbaru."
"Inflasi utama Juli hanya 1,2%y/y, yang memberi para pengambil kebijakan ruang yang nyaman untuk menurunkan target tanpa harus segera memperketat kebijakan moneter. Namun, angka year-on-year bukanlah keseluruhan cerita: pada basis bulan-ke-bulan yang disesuaikan secara musiman, inflasi meningkat lebih cepat daripada target 3,5%—tetapi ini adalah sesuatu yang mungkin tidak disadari oleh setiap komentator."
"Sebuah jeda akan memberi MNB ruang untuk mencermati semua ini, sekaligus memungkinkan investor mencerna target inflasi yang lebih rendah dan rencana fiskal pemerintah yang masih belum pasti."
"Pasar Valas jelas menyukai berita ini. Forint melonjak tajam dalam perdagangan harian setelah laporan tersebut, mencatat kenaikan terbesar sejak pergerakan pasca-pemilu pada bulan April. Reaksi ini tidak mengejutkan: pemangkasan suku bunga MNB selama periode risiko inflasi eksternal telah menjadi sumber utama kerentanan bagi HUF. Konfirmasi resmi bahwa MNB akan menghentikan penurunan suku bunga pada September dan seterusnya akan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan bagi mata uang tersebut."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Artificial Intelligence dan telah ditinjau oleh editor. Ketahui lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.