fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Federal Reserve Naik Kembali di Atas Suku Bunga Acuan Inggris

  • GBP/USD merosot ke 1,3400 setelah Fed, 91 poin di bawah tertinggi hari ini
  • Suku bunga Fed naik ke 3,75-4,00%, melampaui 3,75% Bank of England

Fed telah menaikkan suku bunganya ke 3,75-4,00%, kenaikan pertamanya sejak 2023 dan langkah pertamanya sejak pemangkasan pada Desember 2025. Bank Rate, suku bunga Bank of England sendiri, telah berada di 3,75% sejak Desember 2025. Ambil titik tengah dari kisaran baru AS dan dana yang disimpan dalam Pound tidak lagi menghasilkan lebih banyak daripada dana yang disimpan dalam Dolar AS dan mulai menghasilkan lebih sedikit, yang merupakan mekanisme yang menjadi dasar pasangan mata uang ini. Inflasi Inggris mencapai 3,1% pada bulan Agustus, tepat sesuai prakiraan, dan kenaikan tersebut berasal dari bahan bakar kendaraan bermotor, bukan dari faktor domestik apa pun. Keputusan di AS disetujui bulat 12-0 dan pernyataannya tidak memberikan panduan, tetapi proyeksi menempatkan suku bunga di 4,1% pada bulan Desember dan di 4,1% lagi hingga 2027, yang berarti satu kenaikan lagi dan tanpa penurunan. Suku bunga Inggris kini menjadi yang lebih rendah di antara keduanya. Bank of England akan menanggapi hal itu pada pukul 11:00 GMT (18:00 WIB) besok, dan diprakirakan tidak akan melakukannya.

Rentang pergerakan pada keputusan tersebut mencakup 39 poin dan pasangan mata uang ini telah kehilangan sembilan poin lagi sejak saat itu, dengan level terendah ditetapkan beberapa poin di bawah level saat ini diperdagangkan. Pasangan mata uang ini diperdagangkan sedikit di atas 1,3400, sekitar 32 poin di bawah posisinya menjelang 18:00 GMT (01:00 WIB) dan 35 poin di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200-hari di dekat 1,3450, yang pagi ini sempat ditembus satu poin ke bawah dan kemudian pulih. Tertinggi hari ini yang sedikit di bawah 1,3500 ditetapkan pada rilis inflasi pukul 06:00 GMT, yang membuat kisaran sesi ini menjadi 91 poin. Indikator momentum lima menit berada di dekat 54, yang berarti di tengah kisaran, karena penurunan terjadi dalam dua gelombang dengan pantulan di antaranya.


Grafik 5 menit GBP/USD

Pertanyaan Umum Seputar The Fed

Kebijakan moneter di AS dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, Bank sentral ini menaikkan suku bunga, meningkatkan biaya pinjaman di seluruh perekonomian. Hal ini menghasilkan Dolar AS (USD) yang lebih kuat karena menjadikan AS tempat yang lebih menarik bagi para investor internasional untuk menyimpan uang mereka. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed dapat menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman, yang membebani Greenback.

Federal Reserve (The Fed) mengadakan delapan pertemuan kebijakan setahun, di mana Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) menilai kondisi ekonomi dan membuat keputusan kebijakan moneter. FOMC dihadiri oleh dua belas pejabat The Fed – tujuh anggota Dewan Gubernur, presiden Federal Reserve Bank of New York, dan empat dari sebelas presiden Reserve Bank regional yang tersisa, yang menjabat selama satu tahun secara bergilir.

Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve dapat menggunakan kebijakan yang disebut Pelonggaran Kuantitatif (QE). QE adalah proses yang dilakukan The Fed untuk meningkatkan aliran kredit secara substansial dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan non-standar yang digunakan selama krisis atau ketika inflasi sangat rendah. Ini adalah senjata pilihan The Fed selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi berperingkat tinggi dari lembaga keuangan. QE biasanya melemahkan Dolar AS.

Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses kebalikan dari QE, di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo, untuk membeli obligasi baru. Hal ini biasanya berdampak positif terhadap nilai Dolar AS.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.