fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Euro: Sensitivitas Harga Minyak dan Efek Berakhirnya Perang – Commerzbank

Michael Pfister dari Commerzbank berpendapat bahwa harga Minyak yang lebih rendah pada awalnya dapat menahan Euro (EUR) dengan mengurangi ekspektasi suku bunga Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB). Namun, seiring waktu, berakhirnya konflik Iran secara permanen dapat mendukung mata uang tersebut melalui Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) yang lebih kuat dan aktivitas ekonomi riil yang membaik.

Minyak, Suku Bunga, dan Reaksi Euro

“Selama beberapa pekan terakhir, saya telah beberapa kali menyampaikan bahwa euro mungkin tidak serta-merta diuntungkan oleh berakhirnya perang apabila ekspektasi suku bunga ECB mereda setelah harga minyak turun. Namun, kondisi ini tidak hanya berlaku bagi euro. Sejak konflik Iran dimulai, pergerakan ekspektasi suku bunga untuk bank-bank sentral utama G10 pada dasarnya terbagi ke dalam dua kelompok:”

“Semakin besar ketergantungan suatu negara pada impor energi, semakin kuat pula respons ekspektasi suku bunga bank sentral terhadap perubahan harga minyak. Dengan kata lain, ketika harga minyak naik, ekspektasi kenaikan suku bunga juga meningkat. Hal ini berlaku bagi ECB, serta BoE dan Swiss National Bank. Namun, kondisi tersebut juga berarti bahwa ekspektasi itu akan kembali berkurang dari harga pasar apabila harga minyak turun.”

"Jadi, kita memiliki dua argumen: eksportir energi bersih kemungkinan akan mengalami penurunan terms of trade ketika harga minyak turun, sementara ekspektasi suku bunga mereka kurang bergantung pada harga minyak. Ini kemungkinan menjadi alasan utama mengapa hubungan inversi (yaitu, apresiasi akibat ketergantungan energi yang lebih rendah saat harga minyak turun) lebih lemah dibandingkan ketika harga minyak naik."

"Satu poin yang sejauh ini saya lewatkan adalah bahwa ekonomi riil dari importir energi bersih juga akan diuntungkan dari berakhirnya konflik Iran secara permanen. Indikator-indikator utama seperti PMI kemungkinan akan bereaksi terlebih dahulu. Namun reaksi ini kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan reaksi yang terlihat pada ekspektasi suku bunga."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.