Euro Ragu di Dekat Terendah terhadap Pound Inggris dengan Fokus pada ECB
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Pasangan mata uang EUR/GBP diperdagangkan datar di sekitar 0,8625, beberapa pip di atas level terendah dua minggu di 0,8620.
- Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin di tengah inflasi yang meningkat pesat.
- Di Inggris, data Produk Domestik Bruto (PDB) dan Produksi Manufaktur yang akan dirilis pada hari Jumat kemungkinan akan menentukan arah pasangan mata uang GBP.
Euro (EUR) sedang mengalami konsolidasi yang penuh ketegangan terhadap Poundsterling Inggris (GBP) pada hari Kamis, dengan pergerakan harga melayang di sekitar 0,8625, beberapa pip di atas level terendah dua minggu di 0,8620. Pasangan mata uang ini tetap bertahan, menunggu hasil keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), sementara ketegangan yang meningkat di Timur Tengah membuat selera risiko tetap rendah.
ECB secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat persen untuk pertama kalinya sejak September 2023, membawa suku bunga acuan Fasilitas Simpanan ke 2,25%, guna meredam tekanan inflasi akibat kejutan harga energi.
Dengan kenaikan suku bunga yang sudah tercermin dalam harga, para investor kemungkinan akan fokus pada konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang panduan ke depan bank tersebut. Dalam hal ini, kegagalan untuk berkomitmen pada pengetatan moneter lebih lanjut mungkin dianggap sebagai pesan yang terlalu dovish, dan meningkatkan tekanan bearish pada Euro.
Sementara itu, berita dari Timur Tengah tetap suram, membatasi permintaan untuk Euro dan GBP. Militer AS telah melancarkan serangan baru terhadap Iran, dan Teheran merespons dengan menargetkan aset-aset AS di wilayah tersebut. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut jika Iran gagal menandatangani kesepakatan, yang secara keseluruhan meredam harapan akan berakhirnya konflik yang telah berlangsung tiga bulan ini.
Di Inggris, seluruh fokus tertuju pada data Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan serta Produksi Industri dan Manufaktur yang akan dirilis pada hari Jumat. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan mengalami kontraksi sebesar 0,1% pada bulan April, setelah pertumbuhan 0,3% pada bulan Maret. Produksi Manufaktur diperkirakan turun 0,2%, sementara Produksi Industri diprakirakan telah meningkat sebesar 0,1% setelah mengalami penurunan 0,2% pada bulan Maret.
Pertanyaan Umum Seputar ECB
Bank Sentral Eropa (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank cadangan untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter untuk kawasan tersebut. Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti menjaga inflasi pada kisaran 2%. Alat utamanya untuk mencapai hal ini adalah dengan menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi biasanya akan menghasilkan Euro yang lebih kuat dan sebaliknya. Dewan Pengurus ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan dibuat oleh kepala bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB, Christine Lagarde.
Dalam situasi ekstrem, Bank Sentral Eropa dapat memberlakukan alat kebijakan yang disebut Pelonggaran Kuantitatif. QE adalah proses di mana ECB mencetak Euro dan menggunakannya untuk membeli sejumlah aset – biasanya obligasi pemerintah atau perusahaan – dari bank dan lembaga keuangan lainnya. QE biasanya menghasilkan Euro yang lebih lemah. QE adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai tujuan stabilitas harga. ECB menggunakannya selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2009-11, pada tahun 2015 ketika inflasi tetap rendah, serta selama pandemi covid.
Pengetatan kuantitatif (QT) adalah kebalikan dari QE. Pengetatan kuantitatif dilakukan setelah QE ketika pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan inflasi mulai meningkat. Sementara dalam QE, Bank Sentral Eropa (ECB) membeli obligasi pemerintah dan perusahaan dari lembaga keuangan untuk menyediakan likuiditas bagi mereka, dalam QT, ECB berhenti membeli lebih banyak obligasi, dan berhenti menginvestasikan kembali pokok yang jatuh tempo pada obligasi yang sudah dimilikinya. Pengetatan kuantitatif biasanya positif (atau bullish) bagi Euro.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.