Euro: Perbedaan Kebijakan Dukung Mata Uang Melawan Dolar AS – Rabobank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliAhli Strategi Makro Senior Rabobank, Teeuwe Mevissen, mencatat bahwa perbedaan kebijakan antara Federal Reserve (The Fed) dan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) menjadi semakin penting bagi EUR/USD. The Fed telah meninggalkan bias pelonggaran dan mempertahankan suku bunga di 3,50–3,75%, sementara ECB telah melanjutkan pengetatan dengan kenaikan 25 bp. Mevissen berpendapat bahwa dinamika suku bunga relatif ini dapat mendukung Euro dalam jangka pendek, meskipun pertumbuhan Zona Euro yang lebih lemah dan kerentanan energi mengimbanginya.
Perbedaan Kebijakan Mendukung Prospek Euro
"Pertemuan Federal Reserve minggu lalu menunjukkan narasi bias pelonggaran dihapuskan. The Fed mempertahankan kisaran target suku bunga federal funds di 3,50–3,75%, dengan alasan aktivitas ekonomi yang solid dan tekanan inflasi yang masih tinggi. Pada saat yang sama, proyeksi yang diperbarui mengindikasikan penurunan inflasi secara bertahap menuju target 2%, dengan inflasi inti PCE diprakirakan tetap di atas target sepanjang 2026."
"Kami memprakirakan dua penurunan suku bunga pada April dan Juni tahun depan."
"Sebaliknya, Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) telah kembali ke mode pengetatan, menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin pada awal Juni. ECB secara eksplisit mengutip efek inflasi dari guncangan energi dan merevisi proyeksi inflasinya lebih tinggi, kini memprakiraka inflasi umum rata-rata sebesar 3,0% pada 2026. Pada saat yang sama, proyeksi pertumbuhan direvisi lebih rendah—menyoroti dilema stagflasi yang dihadapi para pengambil kebijakan."
"Di pasar valuta asing, perbedaan jalur kebijakan moneter menjadi semakin relevan. Dengan ECB mengetatkan dan The Fed menahan suku bunga, dinamika suku bunga relatif dapat memberikan dukungan bagi Euro dalam jangka pendek. Namun, hal ini diimbangi oleh prospek pertumbuhan yang lebih lemah di Zona Euro dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap guncangan energi."
"Secara lebih luas, dinamika lintas aset terus dibentuk oleh interaksi antara ekspektasi inflasi dan pertumbuhan. Lingkungan saat ini ditandai oleh: Pasar ekuitas yang memproyeksikan ketahanan, Pasar obligasi yang memproyeksikan inflasi yang persisten, dan komoditas yang mencerminkan risiko geopolitik. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa pasar belum mencapai konsensus pada narasi makro yang koheren."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.