EUR/USD Tetap Tertekan Di Dekat 1,1920 Di Tengah Penguatan USD, Data Jerman Dalam Fokus
|- EUR/USD berjuang untuk mempertahankan kenaikan di sesi Asia.
- Euro menguat karena data ekonomi yang optimis.
- Kenaikan imbal hasil treasury AS menopang permintaan dalam dolar AS.
Minat beli Dolar AS membuat EUR/USD tegang pada sesi Asia pagi hari ini. Setelah menguji tertinggi 1,2263 pada akhir Mei, Euro kalah dalam pertempuran melawan Greenback. Menembus angka 1,1900 yang didambakan dan menguji terendah 1,8477 dalam sepekan.
Pada saat ini, EUR/USD diperdagangkan di 1,1924, turun 0,01% untuk hari ini.
Imbal hasil benchmark AS 10 tahun diperdagangkan di 1,49% dengan kenaikan 0,34%. Indeks Dolar AS (DXY) mengikuti imbal hasil treasury dan berdiri kuat di 91,82. Komentar beragam dari pejabat Fed tentang prospek inflasi dan suku bunga mempengaruhi pergerakan Greenback.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan dia memperkirakan suku bunga akan naik pada akhir 2022 dengan lonjakan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% dan inflasi di atas target Fed 2% tahun ini. Baik Gubernur Bostic dan Fed Michelle Bowman percaya bahwa tekanan harga baru-baru ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk memudar.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Rabu memperingatkan Kongres tentang risiko gagal bayar utang dan kemungkinan krisis keuangan baru. Komentar tersebut membebani sentimen Dolar AS.
Selain itu, para senator AS telah mencapai kesepakatan tentang RUU belanja infrastruktur dan berencana untuk membahasnya dengan Presiden Joe Biden hari ini.
Di sisi lain, kenaikan mata uang bersama terbatas karena valuasi USD yang menarik. Data ekonomi domestik yang optimis memegang posisi yang lebih rendah untuk Euro.
IMP Jasa IHS Markit Zona Euro naik menjadi 58,0 di bulan Juni, jauh di atas perkiraan pasar di 57,8. Indikator Keyakinan Konsumen naik 1,8 poin, sedikit lebih tinggi dari konsensus pasar di -3,0.
Adapun saat ini, investor terpaku pada rilis sejumlah data di AS. Data Pesanan Barang Tahan Lama, Produk Domestik Bruto (PDB), dan Klaim Pengangguran Awal. Di Zona Euro, data Iklim Bisnis IFO Jerman bertujuan untuk mengukur sentimen pasar.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.